Advertise Here

pasang

Rabu, 14 Maret 2018

Info Madura

Ach. Baidowi : Arah dan Tahapan Pembangunan Bidang Pemerataan Pembangunan

Infomadura.com, Sumenep|Anggota Komisi II DPR/MPR RI Achmad Baidowi menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Masyarakat, Sabtu (9/2) pagi di Lembaga Pendidikan Darul Ulum Dasuk Timur Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep. bertemakan Arah dan Tahapan Pembangunan Bidang Pemerataan Pembangunan.Rapat Dengar Pendapat ini diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari tokoh masyarakat, pemuda penggerak desa hingga aktivis. Rapat Dengar Pendapat ini, Ach. Baidowididampingi oleh pengasuh Lembaga Pendidikan Darul Ulum Dasuk Timur Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep.

Legislator daerah pememilihan Jawa Timur XI meliputi Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep ini menekankan kepada masyarakat untuk turut aktif selalu memperhatikan bahkan kalau perlu terlibat pada proses-proses pembangunan di segala bidang. Peran masyarakat bekerja sama dengan pemerintah baik pusat maupun daerah akan semakin meningkatkan keterlibatan dan tanggung jawab bersama berkaitan dengan pelaksanaan dan pengawasan pembangunan. Ia mencontohkan pada pembangunan di bidang infastruktur yang hampir merata ke dareah pedalaman.
“Pembangunan infastruktur saat ini masih dalam suatu proses perjalanan yang masih panjang. Perlu upaya yang lebih maksimal agar masyarakat mendapat pemerataan pembangunan”, ujar politisi partai yang akrap di sapa Awiek ini.
Melalui Dengar Pendapat dengan Masyarakat ini, baidowi mengajak seluruh masyarakat agar terlibat pada program-program pengabdian yang dilakukan oleh pemerintah sehingga tenaga pembangunan berasal dari masyarakat setempat. Selain itu pemerintah pusat dapat memfasilitasi pemenuhan kebutuhan dengan mencetak institusi-institusi pendidikan yang terstandar di berbagai wilayah sehingga dapat mencetak lebih banyak lagi lulusan serjana yang bias membantu dan memberikan masukan berkaitan dengan pembangunan infrasutruktur di kabupaten sumenep ini.
“Saya berharap, suluruh warga Kabupaten Sumenep khususnya, dan seluruh Indonesia Umumnya, mampu terlibat pada proses-proses pemerataan pembangungan utamanya pembangunan bidang infrastruktur. Saya pribadi akan terus terlibat dalam mensinergikan antara pemerintah pusat dengan daerah agar terjadi keselarasan yang baik pada kelancaran pembangunan ini”, pungkas Aiwek Sapaan Akrapnya.(Msi/Bk)

Selasa, 13 Maret 2018

Info Madura

Peran Orangtua, Sekolah dan Guru dalam Mensukseskan Pendidikan

Infomadura.com | Sumenep: Pendidikan merupakan hal terbesar yang selalu diutamakan oleh para orang tua. Saat ini masyarakat semakin menyadari pentingnya memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak-anak mereka sejak dini. Untuk itu orang tua memegang peranan yang sangat penting dalam membimbing dan mendampingi anak dalam kehidupan keseharian anak. Sudah merupakan kewajiban para orang tua untuk menciptakan lingkungan yang kondusif sehingga dapat memancing keluar potensi anak, kecerdasan dan rasa percaya diri. Dan tidak lupa memahami tahap perkembangan anak serta kebutuhan pengembangan potensi kecerdasan dari setiap tahap.

Achmad Baidowi, Anggota Fraksi PPP MPR RI terus berusaha memberi pemaham terhadap para orang tua siswa siswi untuk memberikan pendidikan yang layak untuk putra purinya, salah satunya dengan terus mensosialisasikan 4 Pilar MPR RI, Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara & Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara. Hal tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bekerja sama dengan Perkumpulan Pemuda Islam Dan Demokrasi (PUSDEK). Acara tersebut bertempat di aula SMA Islam Nurul Hidayah, Kamis (8/2).
Dalam paparanya, Awiek mengaku prihatin atas kejadian kekerasan terhadap guru di kabupaten sampan.
Ada banyak cara untuk memberikan pendidikan kepada anak baik formal maupun non formal. Adapun pendidikan formal tidak sebatas dengan memberikan pengetahuan dan keahlian kepada anak-anak mereka di sekolah. Selain itu pendidikan non formal menanamkan tata nilai yang serba luhur atau ahlak mulia, norma-norma, cita-cita, tingkah laku dan aspirasi dengan bimbingan orang tua di rumah.” kata Awiek, sapaan akrab Baidowi.
Untuk itulah, lanjut dia di depan para wali siswa dan siswa/siswi kelas 3 SMA yang berasal dari berbagai sekolah di kabuaten sumenep, mari kita mengontrol waktu belajar dan cara belajar anak kita. Anak-anak diajarkan untuk belajar secara rutin, tidak hanya belajar saat mendapat pekerjaan rumah dari sekolah atau akan menghadapi ulangan. Setiap hari anak-anak diajarkan untuk mengulang pelajaran yang diberikan oleh guru pada hari itu. Dan diberikan pengertian kapan anak-anak mempunyai waktu untuk bermain. memantau perkembangan kemampuan akademik anak. Orang tua diminta untuk memeriksa nilai-nilai ulangan dan tugas anak mereka.memantau perkembangan kepribadian yang mencakup sikap, moral dan tingkah laku anak-anak. Hal ini dapat dilakukan orang tua dengan berkomunikasi dengan wali kelas untuk mengetahui perkembangan anak di sekolah. memantau efektifitas jam belajar di sekolah. Orang tua dapat menanyakan aktifitas yang dilakukan anak mereka selama berada di sekolah. Dan tugas-tugas apa saja yang diberikan oleh guru mereka. Kebanyakan siswa tingkat SMP dan SMA tidak melaporkan adanya kelas-kelas kosong dimana guru mereka berhalangan hadir. Sehingga pembelajaran yang ideal di sekolah tidak terjadi dan menjadi tidak efektif.(Bk/Msi)

Rabu, 13 Desember 2017

sholeh bagas

Marak video kenakalan remaja, Wabup Pamekasan Panggil Pemuda Pamekasan

Foto: H.A (Gambar: saat pertemuan berlangsung)
www.infomadura.com Pamekasan. Wakil Bupati Pamekasan, Drs. Moh. Halil Asy'ari memanggil perwakilan pemuda Pamekasan di kediamannya yang terletak di Sumber Papan Larangan Badung Palengaan Pamekasan Selasa (12/12/2017) Malam. Hal itu dilakukan tidak lepas dari maraknya kenakalan remaja yang akhir-akhir ini sering umbar di medsos dan perbincangan tentang kota pendidikan itu kedepan.

Plt. Bupati Pamekasan itu berpesan, pentingnya peran pemuda mengajak masyarakat dalam kontrol sosial di Pamekasan. "pemuda mempunyai andil besar dalam penyadaran bersosial yang baik terutama di dunia maya yang semakin hari semakin pesat, sehingga tidak ada stigma negatif di masyarakat"  imbuhnya.

Foto: H.A (Gambar: saat pertemuan berlangsung)
Abd. Ghafur, Koordinator Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) Wilayah Pamekasan yang juga menghadiri dalam jamuan yang dikemas dengan makan malam dan kajian itu melaporkan ada 25 pemuda dari berbagai kampus di Pamekasan berkesempatan hadir.

"Wabup berharap pemuda untuk bersama-sama membangun Pamekasan, sehingga implementasi Gerbang Salam benar-benar nyata di masyarakat" ucapnya.

Kedua pihak, baik Wabup Pamekasan maupun Pemuda Pamekasan berharap pertemuan ini berlanjut guna mengkaji lebih lanjut tentang Pamekasan untuk menjadi lebih baik, baik dikaji dari segi akademiknya maupun dari sosialnya. (H.A/SB).

Selasa, 26 September 2017

Info Madura

Pesantren Sebagai Benteng 4 Pilar Kebangsaan

Pamekasan | Infomadura.com: Anggota MPR RI Fraksi PPP, Achmad Baidowi, menyatakan bahwa pelaksanaan empat pilar di pesantren sudah diimplementasikan secara baik. Hal tersebut disampaikan Awiek, sapaan akrabnya dalam sosialisasi empat pilar di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan, Selasa, 26 September 2017.
Dalam paparannya, Awiek mengatakan bahwa implementasi dari empat pilar yang dilaksanakan di pesantren yaitu tetap mengajarkan para santri untuk tetap mencintai negara dan menjaga kerukunan.
"Pesantren itu sebagai benteng pertahanan bangsa dan negara, karena pesantren tetap membekali empat pilar kebangsaan itu sendiri". Paparnya
Sementara itu, Sekretaris Pengurus PP. Banyuanyar Subriadi, kepada awak media menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk tetap memperkokoh keutuhan NKRI melalui sosialisasi empat pilar.
"Kegiatan ini sangat baik, karena melalui acara ini nilai-nilai kebangsaan di dalam diri santri akan semakin kokoh". (Slem)

Kamis, 31 Agustus 2017

Info Madura

PPP Salurkan Sebelas Ekor Sapi Qurban di Madura

Pamekasan|infomadura.com: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyalurkan sebelas ekor sapi qurban untuk sejumlah pondok pesantren di Madura. Kegiatan qurban merupakan agenda tahunan partai pimpinan M Romahurmuziy itu.


Wakil Ketua DPC PPP Sampang Iskandar mengatakan, penyaluran hewan qurban bentuk kepedulian partainya terhadap masyarakat. Kegiatan serupa perlu mendapat dukungan penuh. Penyerahan sapi qurban melibatkan kader dan pengurus DPC PPP setempat.

"Pembagian hewan qurban ini sebagai  ketaatan pengurus partai terhadap ajaran agama. Lebih dari itu merupakan bentuk kepedulian PPP terhadap warga Madura,"kata Iskandar di Pamekasan, Kamis (31/8/2017).

Kandar panggilan akrab dia menjelaskan, hewan qurban untuk beberapa pesantren di Madura merupakan gabungan dari pengurus DPP PPP dan anggota komisi II DPR RI Fraksi PPP Achmad Baidowi.

Beberapa Pesantren yang menjadi tempat penyaluran qurban diantaranya: At-Toriqi Karongan Sampang, Mambaul Ulum Bire Timur Sampang, At-Taufiqiyah Tlambah Sampang, Darul Ulum Batubai Timur Sampang.

Darul Jihad, Cendana, Bangkes Kadur Pamekasan, Karang Baru Nyalaran Pamekasan, Nurus Syifa Sumber Gedang Batu Bintang Pamekasan, Nurul Islam Ragang Waru Pamekasan, Tarbiyatus Sibyan Bujur Barat Pamekasan, Annuqoyah Latee Sumenep dan Yayasan Sabilun Najah Banasareh Rubaru Sumenep.


"Untuk lembaga yang belum kebagian insyaallah pada tahun-tahun mendatang akan mendapatkan giliran serupa," tegas pria kelahiran Sokobanah ini.

Penyaluran hewan qurban diharapkan menjadi perekat antara pengurus partai dengan warga Madura supaya tetap berjalan dengan baik. Tidak hanya itu, Kandar menegaskan bahwa kepedulian partainya tidak akan berhenti pada kegiatan penyaluran hewan qurban.


"PPP senantiasa akan terus bekerja untuk hal yang sifatnya kebaikan bagi warga Madura. Karena itu, kepedulian PPP tidak hanya berhenti pada kegiatan ini saja. Insyaallah PPP akan selalu dekat dengan umat sebagaimana komitmen PPP Bergerak Bersama Rakyat," tegas kandar. (Slm/Bkr)