Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Mei 2017

Info Madura

Peningkatan SDM Karyawan melalui Diklat Manajemen Funding dan Lending di Koperasi Syariah Nuri Jawa Timur

INFOMADURA.COM | PAMEKASAN : Sumber Daya Manusia (SDM) Karyawan menjadi perhatian khusus bagi Koperasi Syariah Nuri Jawa Timur (KSN JATIM), termasuk pengembangan pengetahuan karyawan tentang funding dan lending yang merupakan bentuk produk koperasi simpan pinjam.
Upgrading pengetahuan tentang funding-lending yang dikemas dengan pendidikan dan pelatihan (diklat) dilaksanakan pada hari Selasa (9/5) di Gedung Peragaan Busana Lantai II SMKN 3 Pamekasan yang  beralamat di jalan kabupaten Pamekasan dengan menghadirkan ketua pengurus Koperasi Syariah Nuri Achmad Mukhlisin sebagai pemateri.
Mengingat pentingnya peningkatan SDM karyawan tentang funding dan lending di koperasi yang dinobatkan sebagai koperasi berprestasi tingkat nasional pada tahun buku 2016 lalu, maka koperasi ini terus melakukan peningkatan-peningkatan dengan menggelar diklat dengan tema Manajemen Funding dan Lending yang diikuti oleh semua karyawan manajerial, semua manajer cabang dan marketting Koperasi Syariah Nuri Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung selama 5 jam tersebut dilakukan sebagai upaya pengurus untuk terus meningkatkan SDM para karyawannya sehingga kegiatan usaha dan produk di KSN JATIM terus meningkat dan menjadi koperasi yang unggul dan kompetitif serta menjadi pilar pembangunan ekonoomi ummat
“Kegiatan diklat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan SDM karyawan sehingga koperasi kami menjadi koperasi yang unggul dan menjadi pilar pembangunan ekonomi ummat”. Ungkap Sekretaris Koperasi Syariah Nuri Jawa Timur Abdul Wafi Jamal yang sekaligus penanggung jawab acara. (AB)

Selasa, 04 April 2017

Info Madura

Lagi, KSN JATIM Buka Cabang Baru di Pasongsongan

INFOMADURA.com | Sumenep: Koperasi Syariah Nuri Jawa Timur (KSN JATIM) terus membuka cabang untuk memperkuat perekonomian berbasis syariah. Kali ini KSN JATIM membuka kantor cabang baru di kecamatan Pasongsongan, Sumenep.

Sosialisasi pembukaan kantor baru ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pamekasan yang juga pengawas KSN, Kholil Asya'ari, Ketua KSN JATIM Achmad Mukhlisin dan warga setempat.

Mukhlisin mengatakan, KSN JATIM sudah membuka beberapa cabang baru sebelum di Pasongsongan, tidak hanya di Madura tapi cabang KSN sudah berdiri di Jember Jawa Timur.

"Ini merupakan cabang yang ke delapan belas, kami juga sudah sosialisasi di wilayah Gili Raja," kata Mukhlisin saat sosialisasi di Kantor KSN Jatim, Pasongsongan, Senin (4/4/2017).

KSN, sambung mantan anggota KPUD Pamekasan ini, merupakan milik anggota bukan milik perorangan atau kelompok. Untuk menjadi anggota, kata dia, harus membayar simpanan pokok sebesar lima puluh ribu rupiah. Uang itu dapat ditarik kembali jika mau berhenti menjadi anggota.


"KSN milik anggota, siapa saja berhak menjadi anggota, tapi anggota harus patuh dengan  ketentuan yang berlaku untuk Nuri," kata Mukhlisin.

Baca Juga : 

Mantap.!!! Untuk Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Kecil dan Menengah, KSN JATIM Lakukan Sosialisasi Pendirian Dua Cabang Baru

Hebat..!!! KSN JATIM Miliki Satu Pengawas di Setiap Kantor Cabang


Sementara Khalil Asyari meminta kepada semua ulama agar aktif mengawasi KSN, supaya transaksi yang dilakukan tetap berdasarkan syariah.

Khalil menegaskan, KSN terus berkomitmen transaksi tetap sesuai syariah dengan tujuan membangun peradaban ekonomi ummat berbasis syariah.

"Koperasi ini masih  membutuhkan perhatian dari para tokoh, ulama, supaya transaksi yang diterapkan sesuai dengan syariah," tegasnya

Pewarta : Slamet Riadi
Editor : Ahmad Bakir

Senin, 03 April 2017

Info Madura

Mantap.!!! Untuk Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Kecil dan Menengah, KSN JATIM Lakukan Sosialisasi Pendirian Dua Cabang Baru

INFOMADURA.com | Sumenep: Koperasi Syariah Nuri Jawa Timur kembali menunjukkan kometmennya dalam membangunan peradaban ekonomi ummat berbasis syariah terutama di daerah-daerah yang jauh dari lembaga keuangan syariah.
Setelah bulan Maret lalu membuka dua cabang pulau berbeda yaitu kantor cabang Kadur Pamekasan Madura dan Kantor cabang Bangsalsari Jember, kini KSN JATIM kembali melakukan sosialisasi di dua daerah di Sumenep yaitu di Pulau Gili Rajeh Sumenep, Sabtu (1/4) dan di Pasongsongan Sumenep, Senin (3/4).
Pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai bentuk penyaluran informasi kepada masyarakat sekitar yang sebentar lagi akan didirikan kantor cabang baru di dua daerah berbeda tersebut.
Ketua KSN JATIM Achmad Mukhlisin menuturkan bahwa pihaknya akan akan terus melakukan upaya-upaya untuk menjadikan KSN JATIM berkembang dan tersebar luas khususnya di seluruh daerah Jawa Timur dan di Indonesia pada umumnya sehingga KSN JATIM menjadi lembaga keuangan syariah yang menjadi pilihan masyarakat.
Tentunya, kata dia, untuk menjadi lembaga keuangan syariah yang dapat menjadi pilihan masyarakat, kami terus akan memberikan pelayanan prima dan maksimal kepada seluruh anggota.
Ditemui di lain kesempatan, Sekretaris Koperasi Syariah Nuri Jawa Timur Abdul Wafi Jamal menegaskan bahwa berkembangnya KSN JATIM sehingga bisa menjadi seperti saat ini karena dukungan anggota dan calon anggota.

Kamis, 02 Maret 2017

sholeh bagas

Liat..!!! Antara Raja Salman dan Jokowi

Foto diambil dari,  www.indowarta.com
Oleh: Bagas Si Sholeh
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz telah tiba di Indonesia Rabu 01 Maret 2017 kemaren. Serangkaian kegiatan dilaksanakan serta beberapa jadwal selanjutnya yang akan dilaksanakan dalam beberapa hari ini di Indonesia. Sedangkan kegiatan di hari keduanya berada di Indonesia, Kamis (2/3/2017) hari ini, diantaranya dari Pukul 13.00 WIB, Raja Salman dan delegasi akan berkunjung ke Kompleks Parlemen, Senayan beliau akan berpidato di hadapan seluruh anggota MPR, DPR, DPD dan tamu undangan yang hadir.

Harapan saya beliau lancar dalam membuka pidatonya (Moqaddimah) dalam berbahasa Arab,  tidak seperti pejabat saya yang satu ini. "Bismillahirrohmanirrohim. Assalamualaikum warohmatulloh wa wabarokatuh. Alhamdulillah, alhamdulillah wa syukurillah, la kalawakalakata ila bililah," Demikian Presiden Jokowi memulai sambutannya di Islamic Center Kota Ambon, Maluku, Jumat (24/02/2017). Pembukaan pidato itu menuai sorotan karena jika didengar seksama, pelafalan la kalawakalakata ila bililah terdengar asing. Mungkin yang dimaksud adalah la haula wa la quwwata illa billah, yang memiliki arti 'tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah'. Atau itu merupakan bahasa lain yang artinya hanya Bapak Jokowi yang tau?.  Bisa jadi. Semoga Raja Salaman menggunakan Bahasa yang orang lain dapat mengerti baik langsung maupun diterjemahkan.

Orang nomor satu di Arab Saudi itu dijadwalkan juga akan berkunjung ke pulau Dewata Bali. Entah apa yang menjadi pilihan Raja Salman Ke pulau itu,  yang pasti bagi saya Madura lebih cocok dan tepat untuk dikunjungi Raja Salman dan Rombongannya. Jangan tanya kenapa Madura lebih cocok untuk di kunjungi,  karena pembahasannya sangat panjang. Presiden kita Jokowi pun ke Madura kemaren tidak menyentuh semua kabupaten di Madura. Padahal jika beliau mau,  saya yakin beliau akan perpanjang kunjungannya demi menikamati Pulau Garam ini. Dan itu mungkin kenapa Raja Salman tidak ke Madura,  karena beliau akan memperpanjang waktukunjungan berkisar dua atau tiga minggu lagi.

Kedatangan Raja Salman ke Indoneaia memang bukan main-main, rombongan yang mendampingi beliupun berkisaran 1.500 orang. Namun jangan khawatir karena sebagian fasilitas ada yang membawanya sendiri dari Arab Saudi, seperti Tangga, Mobil Raja Salman dan lain-lain. Kerajaan Arab Saudi pun datang tidak dengan tangan kosong, beliau menanamkan Investasi terhadap Indonesia yang sangat besar jumlahnya. Beda dengan ketika Pemerintahan Indonesia melakukan kunjungan ke luar negeri. Jangankan jumlah hingga 1.500 orang, Presiden pun mendapat serangan dari netizen dianggap hambur-hampur Uang. Padahal menurut saya Kunjungan seperti ini sangat penting. mungkin netizen itu berfikir "ngapain kunjungan? Wong utangnya masih banyak". Kalau betul demikian, ya No komen.

Kamis, 23 Februari 2017

sholeh bagas

Milad FKMSB XVII, FKMSB Jabodetabek gelar Pekan Ilmiah dan olahraga

www.infomadura.com||Pamekasan. Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB)  Wilayah Jabodetabek gelar pekan Ilmiah dan Olahraga se-Madura plus  di Kecamatan Waru Pamekasan,  acara ini di gelar dalam rangka Milad FKMSB-XVII.

Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 23 s.d 26 Feberuari 2017 ini mempersembahkan beberapa lomba antaranya: Tahfidz Juz 30, Tahfidz Hadits Arba'in, Kaligrafi, Pidato 3 Bahasa,  Essay, Cerdas Cermat,  Puisi,  Futsal,  dan Photo Cobtest.

Hadir dalam Pembukaan acara tersebut Wakil Bupati Pamekasan Drs Kholil Asyari, Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin, Ketum Umum PP FKMSB Abd Razaq, Kapolsek Waru, Perwakilan dari Camat Waru, Kepala Desa Waru Barat Abdus Salam Romli dan tokoh masyarakat  serta para undanganlainnya
Halili Yasin Ketua DPRD Pamekasan dalam sambutannya mengatakan, FKMSB Harus menjadi pioner perubahan di tengah-tengah masyarakat

"Saya melihat perkembangan FKMSB semakin tahun makin meningkat, buktinya juga ada Wilayah Istimewa Timur Tengah" imbuhnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum PP FKMSB Abd Razaq, bahwa FKMSB hadir ditengah-tengah masyarakat harus memberi pengaruh positif dalam berbangsa dan bernegara.

"Masyarakat dalam kondisi seperti sekarang ini sangat membutuhkan agenda-agenda yang mencerahkan dari FKMSB" tandasnya. (ar/sb)

Jumat, 27 Januari 2017

Info Madura

BUKA LKKU, KETUM PPP : 2017 TAHUN KADERISASI

JAKARTA - DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) & Latihan Kepemimpinan kader Utama (LKKU) di  Asrama Haji pondok Gede Jakarta, hari ini (27/1).
Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 250 peserta yang merupakan kader PPP dari perwakilan pengurus DPW Se-Indonesia.
Acara pelatihan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PPP, Ir. H. Romahurmuziy, MT. Dalam sambutannya, beliau berharap kepada seluruh peserta agar meneladani jiwa kepemimpinan dari para sahabat rasul yang telah berhasil dalam memimpin umat.
“Dalam menyusun kepengurusan PAC dan Pengurus Ranting, hendaknya usahakan ada 5 jenis manusia didalamnya seperti yang sering saya sebutkan, pertama yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq atau sosok ulama, kedua Umar Bin Khattab atau kader yang mempunyai keberanian dan ketegasan, ketiga Usman Bin Affan seorang entrepreneur/pengusaha kaya, keempat Ali Bin Abi Thalib yaitu kader muda militan dan terakhir sosok Siti Khadijah yaitu Perempuan/WPP.”
Ketua Umum juga menambahkan jika semua pengurus mempunyai 5 karakter tersebut, maka PPP akan memainkan politik yang sangat elegan dan penuh pengabdian kepada masyarakat.
Tak lupa pula, dalam akhir pidatonya, ketum mengingatkan kader PPP agar jangan bergerak sendiri-sendiri dalam bekerja. Kekompakkan untuk bergerak bersama terutama dengan masyarakat, agar nantinya PPP tidak mudah dipatahkan.
“PPP mempunyai filosofi Bergerak Bersama Rakyat, kenapa bergerak? karena dengan bergerak kita bisa bersama-sama, karena kalau sendiri-sendiri namanya tidak bergerak tapi berbeda dan itu mudah dikalahkan” pungkas ketum.
Acara RAKORNAS & LKKU ini akan berlangsung selama 3 hari, nantinya akan dilanjutkan dengan Latihan Kepemimpinan Kader Madya (LKKM) di Tingkat Wilayah (DPW), dan kemudian Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) di Tingkat Cabang (DPC). Hal ini dikarenakan tahun 2017 PPP sudah mencanangkan sebagai tahun kaderisasi.
(ppp.or.id/Jafar)

Sumber: ppp.or.id

Rabu, 19 Oktober 2016

sholeh bagas

GMNI: 2 TAHUN PEMERINTAH JOKOWI-JK BELUM WUJUDKAN TRISAKTI.

Infomadura.com. Sudah genap dua tahun berjalannya pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada 20 Oktober 2016. Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menilai bahwa pemerintahan jokowi-JK belum mewujudkan cita-cita TRISAKTI bung karno seperti yang tertuang dalam janji kampanye Jokowi-JK dalam NAWACITA.

 “Nawacita yg berlandaskan TRISAKTI'' merupakan harapan besar bagi rakyat Indonesia, Namun faktanya konsepsi TRISAKTI dan NAWACITA tersebut sampai 2 tahun berjalannya pemerintahan ini masih belum tercapai secara maksimal sebagaimana yang dicita-citakan ”Ungkap ketua Presidium GMNI, Chrisman Damanik.

Menurut pimpinan Presidium GMNI ini, melihat bahwa kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh jokowi-JK akan lebih menguntungkan pasar daripada rakyat Indonesia.

“Kebijakan pemerintah jokowi-JK lebih mementingkan kondisi pasar daripada kondisi rakyat kecil, Lebih banyaknya paket kebijakan pemerintah jokowi-JK yang bertujuan untuk mederegulasi kebijakan agar mendorong investor untuk investasi. Terlebih, terlihat pada  kenaikan upah minimum setiap tahun akan dihitung berdasarkan berdasarkan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, yang akan dituangkan dalam PP tentang Pengupahan. Artinya pemerintah telah mengurangi campur tangannya dan menyerahkan sepenuhnya pada pasar.” Ungkap ketua Presidium GMNI dengan masa jabatan 2015-2017.

dari segi ekonomi, Presidium GMNI juga melihat masih terlihat adanya ketergantungan Negara ini terhadap utang luar negri dalam pembiayayaan APBN. Dalam 2 tahun Pemerintahan Jokowi-JK sudah melakukan siasat dengan adanya tax amnesti untuk menambah penerimaan Negara, akan tetapi keberadaaan tax amnesti disisi lain justru akan mengistimewakan para konglomerat dari berbagai kasus korupsi. 

“Kebijakan ekonomi yang dilakukan Jokowi-JK belum memunculkan keadilan sosial terlihat dari indeks penguasaan tanah di Indonesia mendekati angka 0,58. Artinya, hanya sekitar 1% penduduk yang menguasai 59% sumber daya agraria, tanah, dan ruang” terangnya

Selain itu, Chrisman Damanik, juga menjelaskan tentang Isu pemerataan dan membangun Indonesia dari pinggiran, yang merupakan salah satu janji di Nawacita. Akan tetapi, hari ini keberadaan itu telah dikaburkan oleh obsesi membangun megaproyek infrastruktur.

 “Prioritas Pembangunan hari ini hanya di titik beratkan pada pembangunan fisik saja meskipun itu penting dan perlu diberi perhatian namun pembangunan ini tanpa disertai dengan membangun jiwa bangsa seperti yang diamanatkan soekarno tentang Nation and Character Building. Revolusi mental itu merupakan penjabaran kampanye NAWACITA  Jokowi-JK tentang Nation and Character Building. Akan tetapi hal tersebut belum menjadi prioritas 2 tahun pemerintahan ini terlihat dari belum ada realisasi yang kongkrit untuk itu.”Tegasnya.

Dari hal-hal yang disampaikan diatas, GMNI perlu menegaskan kepada pemerintahan Jokowi-JK untuk tetap melaksanakan NAWACITA yg bernafaskan TRISAKTI sebagai janji yang harus ditepati oleh Jokowi-JK, jangan hanya menjadikan TRISAKTI dan NAWACITA sebagai jargon-jargon politik tanpa realisasi.
sholeh bagas

Ach. Baidowi, S.Sos,. M.Si, FKMSB akan Menjadi besar

Pamekasan | infomadura.com. Dalam rangka Silaturrahmi dan Sosialisasi Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) Wilayah Pamekasan bersma ACH. BAIDOWI, S.Sos,. M.Si (Anggota DPR RI Fraksi PPP Dapil Jawa Timur) Rabu, (19/10/2016) di Pendopo Budaya Jl. Joko Tole Kabupaten Pamekasan. Ia mengatakan dalam sambutannya FKMSB ini akan menjadi besar jika anggota dan pengurus mempunyai mimpi besar untuk kemajuan FKMSB serta Bangsa dan Negara ini.

"Bangun komunikasi terutama bagi senior FKMSB itu sendiri, jika ada kritikan ataupun teguran itu semata-mata demi kemajuan FKMSB bukan lantas malah menjauhkan dari senior itu sendiri" lanjut Baidowi.

Pria yang juga merupakan mantan Ketua Umum FKMSB dua periode itu menegaskan, pihaknya selalu terbuka kepada semua anggota jika diperlukan. Bahkan ia menambahkan komunikasi harus berjalan kesemua senior dari semua tingkatan agar FKMSB ini menjadi besar.

Ahmad Hosnan selaku Koordinator Wilayah (KORWIL) FKMSB Pamekasan mengucap banyak terimakasih terhadap Ach. Baidowi yang telah sudi meluangkan waktunya untuk bersilaturrahmi bersama pengurus dan anggota FKMSB Wilayah Pamekasan. Ia berharap semua anggota dan pengurus dapat menyerap ilmu dari beliau, karena beliau sangat berpengalaman terutama dibidang keorganisasian.(SB)

Jumat, 07 Oktober 2016

Info Madura

DR. ZAINUDDIN SYARIF, M.Ag: Madura ProvInsi Bukan Siap Atau Tidak, Tetapi Harus Disiapkan

Infomdura.com:  Beberapa upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak terutama Panitia National Persiapan Pembentukan Provensi Madura (PN-P3M) menuju Madura Provensi telah dilakukan, diantaranya pertemuan di Pendopo Ronggosukowati Kabupaten Pamekasan yang dihadiri pimpinan eksekutif dan legislatif kabupaten Se-Madura (03/10/2016) kemaren. Hal itu mendapatkan tanggapan serius oleh berbagai pihak, diantaranya Dr. Zainuddin Syarif, M.Ag selaku Pembinan/Pakar Studi Riset Pengembangan Madura (SRPM). Ia mengatakan untuk menuju Madura Provensi bukan karena siap atau tidak siapnya, akan tetapi yang lebih penting dalam hal ini adalah mempersiapkannya. Terutama dibidang Sumber Daya Manusia (SDM), karena  terbentukanya Provensi Madura untuk kemaslahatan rakyat Madura dan untuk kemajuan Madura itu sendiri, bukan karena adanya kepentingan oleh salah satu pihak.


“Kebutuhan SDM di Madura itu banyak dan berbeda-beda dari berbagai kabupaten di Madura. Seperti Bangkalan yang membutuhkan SDM lebih kepada perindustrian, Sumenep pada Pariwisatanya, Pamekasan pada pendididkan dan lainnya. Hal itu harus kita persiapkan mulai dari sekarang” Ungkap Sinod sapaan akrapnya. Kamis (06/10/2016) pagi.


Dosen Pasca Serja STAIN Pamekasan itu menyarankan seharusnya PN-P3M melibatkan berbagai pihak dari beberapa sektor. Diantaranya lembaga-lembaga terkait (Pemerintah, LSM, ORMAS, ORMAWA, Yayaysan, Lembaga Pendidikan Dan Lembaga Lainnya), Masyarakat (Petani, Pedagang, dll), Akademisi, Praktisi serta pihak-pihak lain yang mempunyai andil dalam Menuju Provensi Madura.


“Kami (SRPM) yang merupakan Lembaga Riset akan melakukan beberapa tindakan sesuai dengan tugas dan fungsi kami. Diantaranya melakukan penelitian/riset, pengkajian dan bahkan pengawalan. Karena ini merupakan bagian dari tanggunng Jawab kami selama masih berhubungan dengan pengembangan Madura” Ujarnya.


Ia juga menambahkan seharusnya dalam menuju Provensi Madura semua pihak diatas harus saling berkomunikasi, diskusi, shering dan akhirnya bersatu, sehingga jelas Pembentukan Provensi Madura bukan karena adanya kepentingan-kepentingan salah satu pihak akan tetapi karena menuju kemaslahatan Rakyat Madura. (SB)

Rabu, 07 September 2016

Info Madura

Komisi IV dan Dinsosnakertrans Pamekasan Survie Lokasi Transmigrasi di Kab. Muna Barat Sulawesi Tenggara

Foto: Muhsin Salim/AB
Nasional | Infomadura: Rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan beserta Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pamekasan melakukan kunjungan ke Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara. Mereka baru tiba hari ini, Rabu (07/09)
Rombongan pejabat ini sebanyak 5 orang yang terdiri dari 2 orang dari komisi IV DPRD Pamekasan dan 3 orang dari Dinsosnakertrans. Mereka melalui perjalanan udara dari Juanda ke Kendari. Tujuannya, mereka melakukan penjajakan lokasi transmigrasi ke Muna Barat dalam rangka persiapan pelaksanaan program transmigrasi asal Pamekasan. Para pejabat ini juga melakukan pertemuan dengan kepala Disnakertrans Kabupaten Muna Barat.
Kabupaten Muna merupakan kabupaten Baru hasil pemekaran sejak 2 tahun yang lalu. Infrastruktur mulai dibangun termasuk jalan dan listrik. Lokasinya mudah dijangkau, sinyal HP hanya ada Telkomsel. Sementara XL dan Indosat hanya ada di Perkotaan.
Muksin, anggota komisi IV ini kepada Infomadura.com menyampaikan bahwa program transmigrasi saat ini akan diikuti oleh 15 kepala keluarga dan diutamakan bagi masyarakat yang punya keahlian dalam bidang kelautan.
"Insyaallah ada 15 KK yang akan dikirim ke Kabupaten ini dari Pamekasan. Diutamakan KK yang punya keahlian di bidang kelautan (nelayan) karena lingkungannya lingkungan laut".
Jika Minat, tambahnya, tinggal daftar saja ke Dinsosnakertrans Pamekasan.

Selasa, 06 September 2016

Info Madura

Islam kita Islam Nusantara, Penyembelihan Hewan Kurban Bisa Dimana-Mana

Infomadura.com/AB
Islam kita Islam Nusantara. Bukan Islam Arab atau negera-negara Islam yang lain. Kita memiliki tradisi "unik" dan mungkin berbeda, sebagaimana negara-negara lain juga memilikinya.

Jika tradisi penyembelihan hewan kurban di Arab atau negera-negara Islam yang lain dipusatkan di tempat-tempat tertentu yang memang khusus untuk menyembelih hewan, maka Indonesia tidak demikian.

Di Indonesia, menyembelih hewan kurban itu memang sedari dulu sudah biasa ditaruh di halaman sekolah, musholla, masjid dan tempat-tempat yang lain. Itulah tradisi penyembelihan hewan korban di negara kita, Indonesia yang bagi sebagian orang juga bikin seru dan ramai.

Dibilang jorok dan tak memperhatikan kebersihan, mungkin iya. Tapi, bagi sebagian orang itu tidak menjadi persoalan. Sebab, baginya tidak masalah kita dianggap jorok dan tak menjaga kebersihan oleh orang, yang penting kita tetap bersih dan suci di mata Tuhan. Meskipun terlihat bersih dan suci di mata orang dan Tuhan itu tetap diutamakan.

Dibilang dapat menimbulkan penyakit, mungkin, iya. Tapi, ada Tuhan yang akan menyembuhkannya. Dibilang dapat mengganggu lalu luntas, juga mungkin, iya. Tapi, itulah kehebohannya.

Hanya saja, yang penting untuk kita ketahui, inilah salah satu tradisi kita pada hari raya Idul Adha. Sebisa mungkin kita harus mempertahankan dan sangat disayangkan jika sampai hilang.

Masak giliran tradisi ini dan itu, kita bersikokoh mempertahankan meskipun di negara lain tidak ada bahkan ditiadakan. Giliran tradisi kurban ini malah ingin dihilangkan dan bilang di Arab tidak demikan?! 

Penulis : Muhammad Muhsin Muiz
Alumni Universitas Al-Azhar Kairo Mesir