Tampilkan postingan dengan label PolitikPemerintahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PolitikPemerintahan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Agustus 2017

Info Madura

PPP Salurkan Sebelas Ekor Sapi Qurban di Madura

Pamekasan|infomadura.com: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyalurkan sebelas ekor sapi qurban untuk sejumlah pondok pesantren di Madura. Kegiatan qurban merupakan agenda tahunan partai pimpinan M Romahurmuziy itu.


Wakil Ketua DPC PPP Sampang Iskandar mengatakan, penyaluran hewan qurban bentuk kepedulian partainya terhadap masyarakat. Kegiatan serupa perlu mendapat dukungan penuh. Penyerahan sapi qurban melibatkan kader dan pengurus DPC PPP setempat.

"Pembagian hewan qurban ini sebagai  ketaatan pengurus partai terhadap ajaran agama. Lebih dari itu merupakan bentuk kepedulian PPP terhadap warga Madura,"kata Iskandar di Pamekasan, Kamis (31/8/2017).

Kandar panggilan akrab dia menjelaskan, hewan qurban untuk beberapa pesantren di Madura merupakan gabungan dari pengurus DPP PPP dan anggota komisi II DPR RI Fraksi PPP Achmad Baidowi.

Beberapa Pesantren yang menjadi tempat penyaluran qurban diantaranya: At-Toriqi Karongan Sampang, Mambaul Ulum Bire Timur Sampang, At-Taufiqiyah Tlambah Sampang, Darul Ulum Batubai Timur Sampang.

Darul Jihad, Cendana, Bangkes Kadur Pamekasan, Karang Baru Nyalaran Pamekasan, Nurus Syifa Sumber Gedang Batu Bintang Pamekasan, Nurul Islam Ragang Waru Pamekasan, Tarbiyatus Sibyan Bujur Barat Pamekasan, Annuqoyah Latee Sumenep dan Yayasan Sabilun Najah Banasareh Rubaru Sumenep.


"Untuk lembaga yang belum kebagian insyaallah pada tahun-tahun mendatang akan mendapatkan giliran serupa," tegas pria kelahiran Sokobanah ini.

Penyaluran hewan qurban diharapkan menjadi perekat antara pengurus partai dengan warga Madura supaya tetap berjalan dengan baik. Tidak hanya itu, Kandar menegaskan bahwa kepedulian partainya tidak akan berhenti pada kegiatan penyaluran hewan qurban.


"PPP senantiasa akan terus bekerja untuk hal yang sifatnya kebaikan bagi warga Madura. Karena itu, kepedulian PPP tidak hanya berhenti pada kegiatan ini saja. Insyaallah PPP akan selalu dekat dengan umat sebagaimana komitmen PPP Bergerak Bersama Rakyat," tegas kandar. (Slm/Bkr)

Minggu, 06 Agustus 2017

Info Madura

POLITIK ITU BAGIAN DARI HAK DAN KEWAJIBAN WARGA INDONESIA

INFOMADURA.com | Sumenep: Perkumpulan Pemuda Islam dan Demokrasi (Pusdek) menggelar seminar politik bertema 'Meningkatkan pendidikan politik dan Pemahaman dalam Partisipasi Masyarakat pada pemilih Pemula yang Demokratis', Rabu (26/07).

Seminar politik yang dilaksanakan di aula Ponpes Raudlatuz Zahrah, Jl. Lumba-lumba No. 07  Desa Kolor Kec. Kota Sumenep dalam acara tersebut, menghadirkan tiga narasumber yakni, direktorat jenderal ormas kemendagri Katrina Rambu Babang, SE, Mp., anggota komisi II DPR RI dapil XI Ach Baidowi, S.Sos., M.Si dan Ketua KPU Kab. Sumenep, Dr. Rahbini.

Acara seminar politik yang diselenggarakan atas kerjasama pusdek dengan kementerian dalam negeri (kemendagri) itu diikuti ratusan audien yakni anggota partai politik, Ormas, mahasiswa, OSIS dan pemilih pemula.

Dalam materinya, Katrina Rambu Babang, SE, Mp., menyampaikan, pendidikan politik bagi masyarakat sangat dibutuhkan mengingat politik itu didalamnya adalah suatu proses untuk memilih pemimpin sesuai hati nuraninya.

Hal senada disampaikan oleh pemateri kedua, Ach. Badowi, S.Sos., Msi. Ia mengatakan bahwa pendidikan politik bagi masyarakat khususnya bagi pemilih pemula merupakan suatu upaya penyadaran kepada masyarakat untuk berdemokrasi. Menurutnya, dengan kesadaran itu maka masyarakat dapat memilih pemimpin secara demokratis.

Tak hanya itu, Dr. Rahbini yang merupakan ketua KPU Kabupaten Sumenep menyampaikan bahwa demokrasi adalah bagian dari hak dan kewajiban setiap warga negara Indonesia. (SL/ZA)

Sabtu, 22 Juli 2017

Info Madura

Awiek: Kampanye Melalui Media Sosial Harus Diatur Dalam Undang-Undang

Pamekasan | INFOMADURA.com : Anggota Komisi II DPR MPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi, menyatakan bahwa potensi konflik akibat isu yang disebar melalui media sosial (medsos), sudah nyata di depan mata. Pengaturan lebih lanjut perlu dipikirkan dan dibahas antara pemerintah dan DPR.
Menurut Baidowi, kampanye di media sosial terkait perhelatan politik sebenarnya sudah diakomodir dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 12/2016 tentang kampanye. Namun yang diatur sebatas akun-akun resmi pasangan calon. Sementara yang menjadi masalah bagaimana mengatasi akun-akun media sosial liar yang dikendalikan oleh buzzer non-ideologis.
"Karena belum terakomodasi dalam UU Pilkada maupun PKPU, jika ada akun-akun liar yang berpotensi menghasut, menghina, atau ujaran kebencian, maka bisa dikenakan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) maupun KUHP. Di situ pentingnya aturan tersebut,"  kata Baidowi, dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, di Pendopo Budaya Wakil Bupati Pamekasan, Sabtu (22/7). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Fraksi PPP MPR RI bersama Kabar Faktual Madura dengan dihadiri sekitar 150 orang tokoh masyarakat Pamekasan.
Ke depan, dia berharap ada pencegahan dini yang dimulai dari diri sendiri. Khususnya saat beraktivitas di dunia maya, melalui media sosial apa pun. "Sebaiknya menjaga diri agar tidak menimbulkan reaksi yang keras," kata dia.
Selanjutnya, perlu dipikirkan pengaturan kampanye di media sosial, semisal dalam kerja Pansus RUU Pemilu. "Ini memang harus dipikirkan, bagaimana mengatur agar akun-akun liar tidak merajalela. Kita saat ini sudah memasuki era digital politik yang datang cepat dan berkembang pesat. Jadi aturan juga harus cepat dan pesat," tegas Pria yang akrab disapa Awi itu. (Slm)

Sabtu, 08 Juli 2017

Info Madura

Ulama Madura Setia Besarkan PPP

Infomadura.com | Pamekasan: Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VIII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kecamatan Waru dan Batumar Mar digelar hari ini di Desa Waru Barat, Sabtu 8 Juli 2017. Musancab dihadiri oleh ulama, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pamekasan, DPW Jawa Timur, dan kader PPP.

Ketua DPC Pamekasan KH Mundir Kholil meminta semua pengurus dan kader PPP tetap solid membesarkan partainya. Menurut dia, meskipun PPP sempat diterpa konflik tetapi ulama di Madura masih setia ke PPP.

"Alhamdulilah selama dua tahun konflik dipusat, ulama PPP di Madura tidak ada yang keluar, tidak ada yang pindah partai," Kata Mundir saat sambutan di Musancab PPP kecamatan Waru dan Batumar Mar.

Selama terjadi dualisme kepemimpinan, kata Mundir, ulama Madura membentuk Forum ulama ka'bah Madura (FUKM) untuk menampung masukan dari semua elemen. PPP kata dia, tetap menjadi perhatian ulama.

Saat ini, sambung Mundir, konflik PPP sudah selesai baik secara politik dan hukum. Dia berharap partai berlambang ka'bah dibawah kepemimpinan M Romahurmuziy terus mengabdi untuk umat.

"Jerih payah ulama tidak sia-sia, alhamdulilah PPP bersatu kembali, ulama tidak ada yang keluar dari PPP, semoga PPP berjaya di pamekasan, menjadi partai yang barokah, selamat bermusancab," tegasnya.

Musancab Waru dan Batumar Mar dihadiri Wakil Ketua DPW Jawa Timur Andi Suparto, Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin, Bendahara DPC Pamekasan Ali Maskur, Sekretaris DPC Pamekasan Muhsin Salim, Wakil Sekretaris DPC Pamekasan, Rasyd Fansori, Wakil Sekretaris DPC Pamekasan Slamet Riadi. (Sl/AB)

Sabtu, 01 Juli 2017

Info Madura

Gelar Halal Bi Halal, PPP Pamekasan Agendakan Musancab

Pamekasan | Infomadura.com: DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan menggelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1438 H yang dihadiri hampir semua pengurus harian DPC PPP di kediaman ketua DPC PPP, KH. Mundzir Kholil, Desa Blubungan kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan, Jum’at (30/6).
Selain mempererat silaturrahmi antar pengurus dan membangun semangat jihad politik para pengurus DPC PPP, acara ini merupakan rangkaian acara kedua DPC PPP Pamekasan setelah beberapa hari yang lalu mengadakan jumpa pers terkait kepengurusan yang baru yang menetapkan KH. Mundzir Kholil sebagai ketua dan Muhsin Salim sebagai sekretaris DPC.
“Selain silaturrahmi dan konsolidasi pengurus, halal bi halal ini dilaksanakan untuk membangun semangat jihad politik para pengurus”. Ujar Sekretaris DPC PPP Muhsin Salim yang juga aktif sebagai ketua IKSASS ini.


Yang menjadi poin pembicaraan dalam agenda ini, lanjut pria yang akrab disapa Muksin, pada halal bihalal tersebut dibicarakan persiapan pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang akan digelar pada bulan Juli 2017 ini.
“poinnya adalah persiapan MUSANCAB yang akan digelar di bulan Juli ini”. Tambah mantan Ketua Umum Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar ini.
Kepada infomadura.com anggota komisi II DPRD Pamekasan yang juga Sekretaris Fraksi PPP tersebut menyampaikan bahwa Musancab menjadi target pertama kegiatan mengikuti arahan rakornas bahwa kepengurusan harus sudah selesai pada bulan Juli 2017 ini.
 “PPP Pamekasan siap menggelar Musancab untuk 13 Kecamatan dan Musran sebanyak 189 desa/kelurahan”. Tutupnya. (AB/BK)

Rabu, 17 Mei 2017

Info Madura

Pilkades Bira Timur, Nomor Urut Satu Fathorrahman Unggul



SAMPANG, INFOMADURA.COM | Fathorrahman berhasil unggul dalam pemilihan kepala desa (pilkades) Bira Timur, Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang. Dia memperoleh suara terbanyak dalam Pemilihan yang berlangsung pada Selasa (16/05/2017). Dengan demikian Fathor, sapaan akrabnya terpilih menjadi Kepala Desa Bira Timur periode 2017 – 2023.

Pilkades Bira Timur diikuti oleh dua kandidat yaitu Fathorrahman dan Museki. Dari surat suara yang disediakan oleh panitia sebanyak 4708 hanya terpakai 4455 surat suara yang sah dan 56 suara tidak sah, surat suara yang tidak dipergunakan sebanyak 197. Diakhir penghitungan suara atas 4708 hak pilih, Fathorrahman berhasil memperoleh suara terbanyak dengan 2595 suara kemudian diikuti Museki dengan jumlah 1860 suara yang disaksikan oleh warga Desa Bira Timur.

Pelaksanaan Pilkades Bira Timur dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan TNI untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara berjalan secara kondusif. Dari hasil kontestasi untuk menjadi orang nomor satu di desa tersebut, masyarakat mengaku sangat senang karena pelaksanaan pemilihan kepala desa berjalan dengan lancar dan berharap dari hasil pemungutan suara yang dilaksanakan hingga selasa malam tersebut harus diterima oleh masyarakat sehingga menjadi kemenangan bersama warga desa Bira Timur Sokobanah Sampang.

“Saya selaku warga yang berdomisili di desa ini sangat senang dan bangga dengan warga desa Bira Timur, karena dari jumlah DPT 4708 hanya 197 orang yang tidak hadir, dengan demikian kesadaran berdemokrasi di desa ini cukup tinggi. Selain itu, pelaksanaannya berjalan lancar dan kondusif dan tidak ada halangan. Dari kesadaran itu menunjukkan hasil akhir dari pemungutan suara merupakan kemenangan bersama warga Bira Timur”. Kata salah satu warga desa Bira Timur Abdul Wafi Jamal. (AB)

Sabtu, 15 April 2017

Info Madura

Menjaga Keutuhan NKRI, Achmad Baidowi: Jangan Terhasut Berita Hoax

Infomadura.com, Sampang|Anggota Komisi II DPR/MPR RI Achmad Baidowi menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Masyarakat, Sabtu (15/4) siang di Lembaga Pendidikan Islam Darul Ulum Desa Tamberu Barat, Sokobanah Sampang.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini mengusung tema “Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Negara, Ideologi Bangsa dan Negara”.

Dalam awal penyampaiannya Ach. Baidowi mengungkapkan bahwa dirinya adalah wakil dari seluruh rakyat dan seluruh partai politik, bukan hanya mewakili PPP.

Selanjutnya Awiek sapaan akrabnya ini mengatakan bahwa kunjungan ini sebagai silaturrahmi dan sebagai rasa terimakasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat.

Dalam materinya, Awiek mengatakan pentingnya menjaga NKRI karena menurut dia NKRI sudah final.

“Saat ini kita disuguhi berita-berita yang bersifat hoax, oleh karena itu jangan terprovokasi dan jangan terhasut,” kata dia.

“Jangan sampai negara ini terpecah belah, karena kalau itu terjadi maka negara lain akan dengan mudah menguasainya” sambungnya mengingatkan.

Sementara itu Ketua Umum KF Madura Ahmad Bakir dalam sambutannya mengatakan rasa bangganya atas kehadiran Anggota MPR RI di bumi bahari. “Mudah-mudahan acara ini diridhoi oleh Allah,” harap Bakir.

“Kita juga bersyukur bahwa kita mempunyai kesemptan mengikuti kegiatan rapat dengar pendapat langsung dengan Anggota MPR RI” sambung dia.

“Mengingat kesibukan Bapak Ach. Baidowi yang sangat padat, beliau masih menyempatkan waktunya menyapa dan mendengarkan apa keluhan masyarakat,” ujar Bakir.

Hal ini kata ketua KF Madura ini bisa dijadikan contoh bagi para masyarakat dalam berpolitik. “Saya mengajak kita semua berperilaku berpolitik yg baik, sebagaimana dicontohkan oleh bapak ach. Baidowi ini,” ajak dia.

Ach. Baidowi, kata bakir mau membagikan pengalaman kepada masyarakat umum. “Marilah kita cerdas dalam cara berpolitik, Partai Persatuan Pembangunan mengajak kita semua dalam berpolitik selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan,” ujar dia kembali memotivasi.

Pak Aweik, anggota pansus pemilihan umum ini, hadir bukan saja saat menjelang pemilihan, akan tetapi setiap ada kesempatan selalu turun ke daerah pemilihan meskipun di daerah pelosok.

RDP yang berlangsung cukup hangat dan penuh keakraban itu dihadiri oleh ulama dan para tokoh masyarakat serta pengurus DPC PPP Kabupaten sampang, pengurus ranting se-kabupaten Sampang, kepala desa se-kecamatan sokobanah kabupaten sampang, dan undangan lainnya. (Slm/SN)

Jumat, 27 Januari 2017

Info Madura

BUKA LKKU, KETUM PPP : 2017 TAHUN KADERISASI

JAKARTA - DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) & Latihan Kepemimpinan kader Utama (LKKU) di  Asrama Haji pondok Gede Jakarta, hari ini (27/1).
Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 250 peserta yang merupakan kader PPP dari perwakilan pengurus DPW Se-Indonesia.
Acara pelatihan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PPP, Ir. H. Romahurmuziy, MT. Dalam sambutannya, beliau berharap kepada seluruh peserta agar meneladani jiwa kepemimpinan dari para sahabat rasul yang telah berhasil dalam memimpin umat.
“Dalam menyusun kepengurusan PAC dan Pengurus Ranting, hendaknya usahakan ada 5 jenis manusia didalamnya seperti yang sering saya sebutkan, pertama yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq atau sosok ulama, kedua Umar Bin Khattab atau kader yang mempunyai keberanian dan ketegasan, ketiga Usman Bin Affan seorang entrepreneur/pengusaha kaya, keempat Ali Bin Abi Thalib yaitu kader muda militan dan terakhir sosok Siti Khadijah yaitu Perempuan/WPP.”
Ketua Umum juga menambahkan jika semua pengurus mempunyai 5 karakter tersebut, maka PPP akan memainkan politik yang sangat elegan dan penuh pengabdian kepada masyarakat.
Tak lupa pula, dalam akhir pidatonya, ketum mengingatkan kader PPP agar jangan bergerak sendiri-sendiri dalam bekerja. Kekompakkan untuk bergerak bersama terutama dengan masyarakat, agar nantinya PPP tidak mudah dipatahkan.
“PPP mempunyai filosofi Bergerak Bersama Rakyat, kenapa bergerak? karena dengan bergerak kita bisa bersama-sama, karena kalau sendiri-sendiri namanya tidak bergerak tapi berbeda dan itu mudah dikalahkan” pungkas ketum.
Acara RAKORNAS & LKKU ini akan berlangsung selama 3 hari, nantinya akan dilanjutkan dengan Latihan Kepemimpinan Kader Madya (LKKM) di Tingkat Wilayah (DPW), dan kemudian Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) di Tingkat Cabang (DPC). Hal ini dikarenakan tahun 2017 PPP sudah mencanangkan sebagai tahun kaderisasi.
(ppp.or.id/Jafar)

Sumber: ppp.or.id

Rabu, 28 Desember 2016

Info Madura

Mahasiswa Diajak Perangi Radikalisme

PAMEKASAN – Meningkatnya paham radikalisme agama yang menjadi salah satu pemicu maraknya aksi terorisme menjadi perhatian serius Achmad Baidowi, anggota Fraksi PPP MPR RI.  Hal tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) Wilayah Pamekasan, di Pandapa Budaya Pamekasan, Jum’at (18/12).

Hadir sebagai pembanding dalam diskusi tersebut, praktisi pendidikan Ismail Najihi dan Pendamping Masyarakat Pesisir H. Abdus Salam HS. Dalam paparanya, Baidowi mengaku prihatin atas maraknya aksi terorisme yang berlabel agama. Padahal, dia meyakini tidak ada agama manapun yang mengajarkan kekerasan.

“Yang sering menjadi justifikasi adalah kelompok garis keras. Implementasi gerakan radikalnya seringkali dilabeli atasnama agama,” kata Awiek, sapaan akrab Baidowi.

Untuk itulah, pihaknya mengajak angota FKMSB yang berasal dari berbagai kampus untuk aktif mengurangi radikalisme. Salah satunya melalui kegiatan dialog dan penanaman paham inklusif terhadap umat beragama. “Dengan langkah-langkah yang inklusif maka radikalisme atasnama agama diharapkan berkurang,” paparnya.

Sementara itu, Ismail Najihi menyatakan, peran Lembaga Pendidikan Islam sangat dibutuhkan dalam mencetak kader pemimpin umat. Melalui pendidikan, maka konsep Islam Rahmatan Lil’alamin bisa diimplementasikan. Karena itulah, pemahaman pendidik terhadap konsep Islam yang ramah sangat diperlukan.

“Jika para guru mampu menanamkan Islam Rahmatan Lil’Alamin  kepada para siswa, saya yakin radikalisem agama akan berkurang,” ujar penggemar Inter Milan ini.

Sedangkan H. Abdus Salam HS menambahkan, pihaknya selalu aktif memberikan pemahaman untuk menolak masuknya paham radikalisme yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat pesisir. Sebab, tidak menutup kemungkinan wilayah pesisir dapat menjadi salah satu pintu masuknya paham radikalisme sehingga masyarakatnya perlu dibentengi dengan kuat.



"Salah satu bentuk pencegahan yang kita lakukan dengan melakukan sosialisasi, karena wilayah pesisir tidak menutup kemungkinan menjadi pintu masuk yang dimanfaatkan paham-paham radikal. Apalagi di Madura ini banyak pelabuhan tikus yang tidak terpantau apparat, dan itu bisa dimanfaatkan oleh orang yang tak bertanggungjawab untuk membawa ajaran-ajaran radikal,"katanya.

Rabu, 30 November 2016

Info Madura

Saat Hujan Turun, Madrasah ini Hentikan Kegiatan Belajar Mengajar

Sampang | Infomadura.com : Mirisnya melihat kegiatan belajar mengajar (KBM) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyatus Shibyan Karang Bistah, Desa Tlambah Kecamatan Karangpenang Kabupaten Sampang. Saat hujan turun, para siswa dan guru dipaksa keluar dari gedung madrasah karena atap yang bocor dan dinding gedung yang sudah pecah.
Gedung madrasah yang dibangun sekitar 40 tahunan silam tersebut kondisinya sudah rusak parah dan rapuh. Tak ayal, jika hujan turun maka KBM harus dihentikan karena kondisi gedung bisa mengancam jiwa siswa dan guru.
Kepala MI Tarbiyatus Shibyan, Abdus Subur menuturkan sejak gedung madrasah tersebut berdiri, baru satu kali mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan yang dialokasikan untuk memperbaharui cat dan plafon madrasah.
“Hanya sekali dapat bantuan rehab tapi sudah lama”. Tuturnya kepada Infomadura.com, Rabu (30/11).
Ia berharap ada pihak yang bisa membantu mengatasi kondisi gedung madrasah yang sudah sangat tidak layak ditempati sebagai fasilitas umum dan fasilitas pendidikan.
“Kami pengurus lembaga sangat berharap ada bantuan dari pihak terkait, misal dari pemerintah untuk mengatasi gedung yang rusak parah ini”. Tutur Subur, panggilan akrab Abdus Subur. (Bkr)

Minggu, 20 November 2016

Info Madura

Politisi PPP Ingatkan Warga Tidak Terprovokasi

SUMENEP | Infomadura.com: Anggota Fraksi PPP MPR RI dari Dapil Jatim XI (Madura) Achmad Baidowi mengingatkan warga Indonesia tidak terprovokasi oleh tindakan yang bisa memecah belah kesatuan bangsa. Hal tersebut menyusul terlaksananya Aksi Damai 4 November 2016 dan Parade Bhinneka Tunggal Ika pada Sabtu (19/11). Menurut dia, dua kelompok tersebut jangan dilihat sebagai kekuatan yang bertentangan dan berhadap-hadapan.
Dua aksi tersebut merupakan kegiatan biasa dalam mengekspresikan keragaman pendapat. Hal ini penting diingatkan agar tidak memicu hal-hal yang bersifat destruktif. Menurutnya, Aksi Damai 411 dan Parade Bhineka Tunggal Ika semuanya dalam rangka mengekspresikan pendapatnya dalam batas-batas kewajaran. "Saya kira tidak dalam kontek berhadap-hadapan, tapi sebatas perbedaan pendapat biasa dalam dinamika demokrasi," kata Achmad Baidowi dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Kolor, Kota Sumenep, Sabtu (20/11).
Wakil Sekjen DPP PPP ini mengingatkan, kelompok Aksi Damai 411 hanya untuk menuntut proses hukum terhadap seseorang yang diduga menistakan agama. Supaya proses hukumnya dilakukan secara akuntabel, transparan, independen dan tidak memihak. Jadi, aksi tersebut tidak ada muatan politik di dalamnya. Sementara, Parade Bhineka Tunggal Ika yang dilakasanakan pada Sabtu (19/11) juga menyuarakan kebhinekaan. "Jadi tidak perlu dua kelompok ini dihadap-hadapkan, memang tidak berhadap-hadapan karena mengusung tema dan isu yang berbeda," ujar Awik, sapaan akrabnya.
Ia menegaskan, seandainya ada yang menganggapnya dua kelompok tersebut merupakan kelompok yang berbeda, dia berharap semua mengedepankan keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Masyarakat diimbau harus rukun, sebab semua permasalahan bisa didiskusikan.
Dijelaskan Awiek, Bangsa Indonesia telah dibangun oleh pahlawan dengan jerih payah dan pengorbanan yang cukup besar untuk menyatukan kekuatan bangsa. Mereka yang berjuang termasuk di dalamnya ada kelompok agama seperti Islam dan yang lainnya. Selain itu, ada juga kelompok nasionalis.
"Kita semua ini merupakan anak bangsa yang punya tanggungjawab untuk menjaga keutuhan bangsa ini," tegasnya.

Rabu, 26 Oktober 2016

Info Madura

Infrastruktur Tidak Diperhatikan, Warga Tlambah Ancam Memisahkan Diri dan Bergabung dengan Palengaan Pamekasan

Foto: Mausul Nasri
INFOMADURA.com|Sampang: Warga Tlambah Karangpenang Sampang melakukan aksi tanam pohon pisang di sekitar jalan raya Tlambah Kecamatan Karangpenang Kabupaten Sampang, Rabu (26-10-2016)
Aksi tanam pohon ini dipicu oleh kekecewaan warga pada pemerintah Sampang yang dianggap tidak memperhatikan infrastruktur di daerah perbatasan, termasuk jalan raya Tlambah yang sudah rusak parah dan tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah setempat. Mereka menuntut pemerintah daerah untuk memperhatikan infrastruktur jalan di wilayah Tlambah.
Koordinator aksi, Sahuri mengatakan bahwa seandainya jalan tersebut tidak sering dikasih sirtu, batu dan pecahan genting mungkin sudah tidak bisa dilewati.
Jika tidak kunjung diperbaiki, Koordinator kelompok pemuda pemerhati jalan wilayah Karangpenang, Sahuri secara tegas menyampaikan bahwa pihaknya akan memisahkan diri dari Kabupaten Sampang dan akan bergabung ke kabupaten Pamekasan.
"Saya tidak percaya kalau pemerintah tidak punya duit, karena kelebihan anggaran di di Kabupaten Sampang setiap tahunya selalu besar. Jadi tidak ada alasan pemerintah tidak punya uang. Maka kami akan melakukan cara-cara yang agak ekstrim dengan memisahkan diri dari Kecamatan Karangpenang Kabupaten Sampang dan akan bergabung dengan Palengaan Pamekasan. Barangkali Pamekasan lebih peduli dengan kondisi jalan yang ada". Jelas Sahuri. (Bkr/MN)

Rabu, 19 Oktober 2016

sholeh bagas

GMNI: 2 TAHUN PEMERINTAH JOKOWI-JK BELUM WUJUDKAN TRISAKTI.

Infomadura.com. Sudah genap dua tahun berjalannya pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada 20 Oktober 2016. Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menilai bahwa pemerintahan jokowi-JK belum mewujudkan cita-cita TRISAKTI bung karno seperti yang tertuang dalam janji kampanye Jokowi-JK dalam NAWACITA.

 “Nawacita yg berlandaskan TRISAKTI'' merupakan harapan besar bagi rakyat Indonesia, Namun faktanya konsepsi TRISAKTI dan NAWACITA tersebut sampai 2 tahun berjalannya pemerintahan ini masih belum tercapai secara maksimal sebagaimana yang dicita-citakan ”Ungkap ketua Presidium GMNI, Chrisman Damanik.

Menurut pimpinan Presidium GMNI ini, melihat bahwa kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh jokowi-JK akan lebih menguntungkan pasar daripada rakyat Indonesia.

“Kebijakan pemerintah jokowi-JK lebih mementingkan kondisi pasar daripada kondisi rakyat kecil, Lebih banyaknya paket kebijakan pemerintah jokowi-JK yang bertujuan untuk mederegulasi kebijakan agar mendorong investor untuk investasi. Terlebih, terlihat pada  kenaikan upah minimum setiap tahun akan dihitung berdasarkan berdasarkan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, yang akan dituangkan dalam PP tentang Pengupahan. Artinya pemerintah telah mengurangi campur tangannya dan menyerahkan sepenuhnya pada pasar.” Ungkap ketua Presidium GMNI dengan masa jabatan 2015-2017.

dari segi ekonomi, Presidium GMNI juga melihat masih terlihat adanya ketergantungan Negara ini terhadap utang luar negri dalam pembiayayaan APBN. Dalam 2 tahun Pemerintahan Jokowi-JK sudah melakukan siasat dengan adanya tax amnesti untuk menambah penerimaan Negara, akan tetapi keberadaaan tax amnesti disisi lain justru akan mengistimewakan para konglomerat dari berbagai kasus korupsi. 

“Kebijakan ekonomi yang dilakukan Jokowi-JK belum memunculkan keadilan sosial terlihat dari indeks penguasaan tanah di Indonesia mendekati angka 0,58. Artinya, hanya sekitar 1% penduduk yang menguasai 59% sumber daya agraria, tanah, dan ruang” terangnya

Selain itu, Chrisman Damanik, juga menjelaskan tentang Isu pemerataan dan membangun Indonesia dari pinggiran, yang merupakan salah satu janji di Nawacita. Akan tetapi, hari ini keberadaan itu telah dikaburkan oleh obsesi membangun megaproyek infrastruktur.

 “Prioritas Pembangunan hari ini hanya di titik beratkan pada pembangunan fisik saja meskipun itu penting dan perlu diberi perhatian namun pembangunan ini tanpa disertai dengan membangun jiwa bangsa seperti yang diamanatkan soekarno tentang Nation and Character Building. Revolusi mental itu merupakan penjabaran kampanye NAWACITA  Jokowi-JK tentang Nation and Character Building. Akan tetapi hal tersebut belum menjadi prioritas 2 tahun pemerintahan ini terlihat dari belum ada realisasi yang kongkrit untuk itu.”Tegasnya.

Dari hal-hal yang disampaikan diatas, GMNI perlu menegaskan kepada pemerintahan Jokowi-JK untuk tetap melaksanakan NAWACITA yg bernafaskan TRISAKTI sebagai janji yang harus ditepati oleh Jokowi-JK, jangan hanya menjadikan TRISAKTI dan NAWACITA sebagai jargon-jargon politik tanpa realisasi.

Rabu, 12 Oktober 2016

sholeh bagas

P2MP Deklarasikan Pembelaan Masyarakat Pantura

Infomadura.com | PAMEKASAN. Sebagai organisasi masyarakat (Ormas) yang bergerak dalam mengawal pembangunan daerah. Tentu, perlu dilakukan sebuah sinergitas dari semua pihak. Tidak asing kita temukan banyak ormas berkeliaran tanpa visi jelas.

Namun saat ini, Pamekasan, khususnya masyarat pantai utara (Pantura), sudah tidak perlu dikhawatirkan dengan berdirinya posko perjuangan masyarakat pantura (P2MP). Karena upayanya sederhana yakni mengawal langsung kesejahteraan masyarkat pantura. Hal tersebut disampaikan oleh Hamdi Djibril selaku ketua P2MP.

"Upaya sederhana kami, masyarakat pantura bisa digeluti sebagai sarana sumber dari semua kebutuhan perekonomian, pembangunan, dan pendidikan, artinya tidak di duakan oleh pemerintah," terang Hamdi, Rabu (12/10/2016).

Deklasrasi ini mengangkat tema, "Pantura Kota Kedua atau di Duakan" bertempat di Gedung Serba Guna Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

Selain di hadiri ratusan pemuda pantura. Hadir pula ditengah acara, jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) se-Pantura. Jajaran kepala desa, dan tidak kalah semangatnya ikut andil pula jajaran wakil rakyat se dapil 3. 

Sambutan lainnya juga disampaikan oleh Al Anwari untuk lebih gigih mengawal pembelaan terhadap masyarakat pantura, yakni dengan semangat rekonslidasi kota kedua pantura.

"Silahkan kalian konsultasikan dengan atasan, ajukan perda terkait dengan pemetaan wilayah, disini atasn-atasan kalian, menjadi orang birokrat penting di pemerintahan," terang Al Anwari.

Wakil rakyat asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengungkapkan perjuangan perlu dilakukan oleh semnagt pemuda pantura, tidak hambar, dan monoton. Sehingga P2MP mencapai visi yang sebenarnya. 

Proses deklarasi di pimpin langsung Kapolsek Batumarmar, sebanyak 40 orang resmi dilaktik sebagai pengurus P2PM. (Alfan Nur)

Jumat, 07 Oktober 2016

Info Madura

DR. ZAINUDDIN SYARIF, M.Ag: Madura ProvInsi Bukan Siap Atau Tidak, Tetapi Harus Disiapkan

Infomdura.com:  Beberapa upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak terutama Panitia National Persiapan Pembentukan Provensi Madura (PN-P3M) menuju Madura Provensi telah dilakukan, diantaranya pertemuan di Pendopo Ronggosukowati Kabupaten Pamekasan yang dihadiri pimpinan eksekutif dan legislatif kabupaten Se-Madura (03/10/2016) kemaren. Hal itu mendapatkan tanggapan serius oleh berbagai pihak, diantaranya Dr. Zainuddin Syarif, M.Ag selaku Pembinan/Pakar Studi Riset Pengembangan Madura (SRPM). Ia mengatakan untuk menuju Madura Provensi bukan karena siap atau tidak siapnya, akan tetapi yang lebih penting dalam hal ini adalah mempersiapkannya. Terutama dibidang Sumber Daya Manusia (SDM), karena  terbentukanya Provensi Madura untuk kemaslahatan rakyat Madura dan untuk kemajuan Madura itu sendiri, bukan karena adanya kepentingan oleh salah satu pihak.


“Kebutuhan SDM di Madura itu banyak dan berbeda-beda dari berbagai kabupaten di Madura. Seperti Bangkalan yang membutuhkan SDM lebih kepada perindustrian, Sumenep pada Pariwisatanya, Pamekasan pada pendididkan dan lainnya. Hal itu harus kita persiapkan mulai dari sekarang” Ungkap Sinod sapaan akrapnya. Kamis (06/10/2016) pagi.


Dosen Pasca Serja STAIN Pamekasan itu menyarankan seharusnya PN-P3M melibatkan berbagai pihak dari beberapa sektor. Diantaranya lembaga-lembaga terkait (Pemerintah, LSM, ORMAS, ORMAWA, Yayaysan, Lembaga Pendidikan Dan Lembaga Lainnya), Masyarakat (Petani, Pedagang, dll), Akademisi, Praktisi serta pihak-pihak lain yang mempunyai andil dalam Menuju Provensi Madura.


“Kami (SRPM) yang merupakan Lembaga Riset akan melakukan beberapa tindakan sesuai dengan tugas dan fungsi kami. Diantaranya melakukan penelitian/riset, pengkajian dan bahkan pengawalan. Karena ini merupakan bagian dari tanggunng Jawab kami selama masih berhubungan dengan pengembangan Madura” Ujarnya.


Ia juga menambahkan seharusnya dalam menuju Provensi Madura semua pihak diatas harus saling berkomunikasi, diskusi, shering dan akhirnya bersatu, sehingga jelas Pembentukan Provensi Madura bukan karena adanya kepentingan-kepentingan salah satu pihak akan tetapi karena menuju kemaslahatan Rakyat Madura. (SB)

Rabu, 21 September 2016

Info Madura

Ketika Korupsi Sudah Membudaya

Berangkat dari sebuah polemik yang terjadi di Negara kita tercinta tetang sebuah tatanan pemerintahan dimana yang menjadi roda penggerak dalam berjalannya sebuah tatanan negara yang sejak lama menganut sebuah system demokrasi, itu selalu tersandung sebuah kasus. Kita sebut kasus tersebut dengan istilah yang populer dikalangan masyarakat sendiri yaitu dengan kata “Korupsi”. Dalam sebuah kamus ilmiah populer disebutkan bahwa arti dari kata korupsi itu sendiri adalah  Kecurangan; penyelewengan atau penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan diri. Sedangkan pelakunya,atau penyelewengnya dikatakan dengan Koruptor. Dari situ sudah jelas bahwasanya istilah korupsi memang diperuntukkan untuk mereka-mereka yang tidak jujur dalam mengemban tugas mereka. Sudah banyak dari pejabat-pejabat yang berada dalam tatanan pemerintahan negara kita yang tidak jujur dalam melaksakan tugasnya, dan itu semua bisa kita ketahui dari media massa baik dari Koran-koran, radio maupun televisi. Tak surut-surutnya pemberitaan tentang korupsi di media massa memang menandakan bahwa Negara kita tidak hanya dilanda sebuah musibah banjir, longsor, kebakaran dan lain sebagainya, akan tetapi korupsi juga melanda Negara kita.
Disamping itu istilah lain yang mungkin sepadan jika disandingkan dengan kata korupsi adalah kata budaya. Mengaca pada sebuah sejarah dimana pemerintah pada setiap periode pasti tersandung kasus korupsi, namun kasus korupsi agak populer sejak akhir akhir ini dikarenakan adanya sebuah institusi yang bertugas memerikasa jalannya keuangan Negara kita yang dikenal dengan KPK (Komisi Pemberantas Korupsi) sejak itu terbentuk dan mulai bekerja sudah berapa puluh pemerintah yang masuk media massa dan penjara dikarenakan kasus korupsi. Kata budaya itu sendiri memang mempunyai arti sebuah kebiasaan yang dimiliki oleh sebuah kelompok masyarakat atau Negara,dimana budaya tersebut menjadi pembeda  antara suatu kelompok dengan kelompok lain atau diistilahkan dengan sebuah identitas suatu kelompok.
Ketika sebuah korupsi sudah menjadi kebiasaan dari para pejabat-pejabat yang menjalankan pemerintahan maka pantaslah dikatakan bahwa korupsi sudah menjadi budaya Negara kita. Indonsia memang dikenal sebagai sebuah Negara yang menduduki peringkat kesepuluh besar tentang kasus korupsinya. Dari itu kita jangalah bangga ketika Negara kita masuk pada nominasi Negara yang banyak koruptornya. Dan itu menjadi sebuah telaah bagi penerus-penerus bangsa khususnya para kader-kader yang masih berada di perguruan tinggi ataupun di sekolah-sekolah.
Melihat pada kejadian di atas patutlah kita sebagai penerus bangsa berfikir apa yang menjadi penyebab turun temurunnya kasus korupsi, apakah hal itu disebabkan oleh pendidikan yang ada di Negara kita?, atau disebabkan lingkungan ataukah disebabkan oleh sebuah system demokrasi itu sendiri?. semestinya kita sebagai penerus harus berfikir seperti itu. Memang Negara kita menganut tatanan demokrasi yang semboyannya “dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat”. Melihat keadaan sekarang lebih lebih dalam hal (pemilu) “pesta rakyat”  dimana pemilihan yang dilakukan mulai dari kepala desa sampai ke presiden semua atas suara rakyat. Namun yang terjadi sekarang pemilihan tidaklah dengan hati nurani melainkan karena sebuah uang mereka memilih pemimpin mereka, atau istilah skarang dikenal dengan money politic. Mungkinkah sebuah kejadian yang sangat ironis yang melanda Negara kita disebabkan oleh itu?. Kalau memang hal itu yang menyebabkan maraknya kasus kasus korupsi, maka hendaknya kita selaku penerus haruslah melenyapakan hal itu,agar Negara kita tidak dikenal sebagai Negara yang dihuni oleh para koruptor-koruptor yang suka menggerogoti hak-hak dan uang rakyat.
Dan semestinya yang dilakukan oleh generasi selanjutnya adalah menghilangkan hal-hal yang berbau negative khususnya yang merugikan masyarakat. Apalagi kita yang beragama islam. Bukankah sudah jelas apa yang telah tertulis dalam kitab suci Al-Qur’an dan apa yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad bahwasanya kita tidak boleh mengambil hak hak orang lain. Teringat sebuah kisah antara seorang guru dan muridnya dimana seorang guru tersebut menginap di rumah seorang muridnya, ketika tengah malam dia ( muridnya) keluar ingin ke kamar mandi dan ia melihat gurunya tidak tidur, namun ia tidak menegur gurunya itu dikarenakan takut mengganggu, dan dia beranjak ke kamarnya lagi. Kemudian dia keluar untuk sholat subuh dan ternyata dia melihat gurunya masih dalam keadaan yang sama, di kamar tersebut ada sebuah Al-Quran yang barada di tempat tidurnya sehingga guru tersebut tidak bisa tidur karena tidak bisa membaringkan tubuhnya. Kemudian murid yang melihat gurunya tidak tidur memberanikan diri untuk bertanya kenapa beliau tidak tidur.. guru tersebut memberi tau apa yang ada dikamarnya sehingga dia tidak bisa tidur. Lalu muridnya itu berkata “ kenapa tidak anda pindahkan A-Quran tersebut”, kemudian guru tersebut menjawab “itu bukanlah milikku dan itu bukanlah hak aku untuk memindahkannya”. Kemudian murid itu berkata “ kenapa anda tidak memintaku untuk memindahkannya. Guru itu menjawab “aku adalah seorang tamu aku tidak ingin mennganggu istirahatmu”, maka menangislah seorang murid tersebut mendegarkan hal itu, dia adalah gurunya akan tetapi dia tetap menjaga etikanya dan tidak berani menyentuh apa yang bukan haknya. Maka dari itu hendaknya kita bisa mencontoh hal tersebut sehingga kita bisa terjaga dan tidak tidak suka mengambil hak-hak orang lain. Maka dari itu kita sebagai generasi muda hendaknya menanamkan kedisiplinan dan ketakwaan serta kahati-hatian dalam diri kita tentang segala hal utamanya dengan sesuatu yang berkenaan dengan hak-hak orang lain.
Jikalau kita sudah menanamkan hal yang diatas dalam diri kita maka pastilah kita sebagai generasi muda dapat mengubah sebuah kebiasaan yang tidak baik dalam tatanan Negara kita khususnya yang berkaitan dengan korupsi. Dengan itu kita bisa menghilangkan budaya korupsi dan menjadikan Negara kita seperti apa yang disebutkan dalam Al-Quran yaitu Baldatun toyyibatun wa robbun Ghofur yaitu Negara yang baik.*

Oleh: Lutfi Aziz
Mahasiswa STAIN Pamekasan

Selasa, 20 September 2016

Info Madura

Fathor Rohman: Masyarakat Sudah Rasakan Penggunaan DD/ADD Meskipun Belum Maksimal

Foto: FB Fathor Rohman
Pamekasan | Infomadura.com :  Penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) mendapat tanggapan dan dukungan positif dari anggota dewan, karena DD/ADD itu memang sangat perlu untuk pembangunan desa yang lebih mandiri. Selain itu, dengan DD/ADD maka pembangunan di desa 5 tahun kedepan sudah ada perubahan yang signifikan.
"ADD dan DD sangat membantu untuk pembangunan desa kedepan agar lebih mandiri dan membangun desa sesuka hati tanpa menyalahi prosedur dan aturan yg berlaku". Kata Anggota Fraksi PPP DPRD Pamekasan, Fathor Rohman, Selasa (20-09)
Menurutnya, selain untuk perbaikan pembangunan desa. DD/ADD bisa juga difungsikan untuk pendidikan, UMKM, rumah tak layak huni dan lain-lain asal bisa dipertanggung jawabkan. Karena dana itu milik desa maka penggunaannya tergantung desa.
"Selain untuk perbaikan pembangunan desa, bisa juga difungsikan untuk pendidikan, UMKM, Rumah tak layak huni dan lain-lain asal bisa dipertanggung jawabkan. Karena dana itu milik desa mau diapakan saja tergantung desa".
Meskipun dianggap belum maksimal, Mantan Aktivis HMI ini mengatakan bahwa DD/ADD sudah dirasakan oleh masyarakat desa. Menurutnya, Ketidakmaksimalan tersebut karena faktor tahun permulaan sehingga para pemerintah desa masih harus banyak mengkaji kebutuhan-kebutuhan yang ada di desa.
"Sementara ini realisasi DD/ADD sudah mulai dirasakan oleh masyarakat di desa meskipun belum maksimal".

Yang sudah dirasakan oleh masyarakat, kata dia, di bagian infrastruktur karena kebanyakan pemerintah desa saat ini lebih fokus pada infrastruktur. Dia berharap, setelah infrastruktur selesai maka DD/ADD digunakan untuk SDM. (Bkr)

Minggu, 18 September 2016

Info Madura

Peduli Kesehatan Masyarakat Menengah Kebawah, Pemuda Sampang Laksanakan Pengobatan Gratis

SAMPANG|INFOMADURA.com: Perwujudan nyata kepedulian karang taruna terhadap kesejahteraan masyarakat Sampang, khusunya masalah kesehatan, maka Karang Taruna bekerjasama dengan Peduli Kasih dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang menyelenggarakan Bhakti Sosial berupa pengobatan umum secara gratis di Desa Taman Kecamatan Jrengik, Desa Sreseh Kecamatan Sreseh dan Desa Sogian Kecamatan Omben.
Kegiatan pengobatan gratis ini bertujuan untuk menyehatkan masyarakat kalangan menengah kebawah. Kegiatan ini dilaksanakan dua hari, yaitu hari ini (Minggu/19) di dua Desa yaitu Desa Taman Kec. Jrengik dan Desa Sreseh Kec. Sreseh, sementara hari kedua, senin(19/09) di desa Sogian Kec. Omben. Disamping itu, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke 56 Karang Taruna. Ungkap Ketua Karang Taruna Kabupaten Sampang, Moh. Jakfar.
Program yang dilakukan oleh pemuda karang taruna mendapatkan apresiasi dari dinas kesehatan Kabupaten Sampang.
"Saya sangat mendukung dan mengapresiasi tentang Pengobatan gratis yg dilakukan oleh Karang Taruna, tentu Dinas Kesehatan akan terus mendukung kegiatan yang seperti ini, apalagi kegiatan pengobatan ini diutamakan kepada keluarga miskin dan dilakukan oleh  organisasi pemuda. Paling tidak, bisa lebih mendekatkan akses pelayanan kesehatan". Kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, dr. Firman Pria Abadi kepada INFOMADURA.com
"Harapan, pada saat pengobatan juga perlu melakukan edukasi ke masyarakat tentang prilaku PHBS" Tambah dr. Firman Pria Abadi
Hal senada juga diungkapkan oleh Hamitha Kudhori, Ketua Peduli Kekasih Sesama Surabaya bahwa pihaknya selalu mendukung kegiatan mulia ini yang dilaksanakan oleh Karang Taruna, tentukan akan kami jadikan Kegiatan rutin empat bulan sekali Baksos di Kabupaten Sampang, dan tidak hanya pengobatan gratis, akan tetapi kegiatan baksos lainnya akan kami dukung.
Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat.(MJ).
Info Madura

Sebagai Pelopor Keselamatan Lalu Lintas, KPPJ Beraksi di Palengaan

PAMEKASAN|INFOMADURA.com: Kelompok Pemuda ini terus melalukakan aksinya dengan memberikan tanda di bagian jalan yang berlobang di ruas jalan raya Palengaan Kabupaten Pamekasan, Minggu (18/09). 
Aksi yang dilakukan oleh kelompok pemuda pemerhati jalan (KPPJ) ini dilakukan untuk memberi tanda khusus agar pengguna jalan bisa melihat dari jauh bahwa jalan yang sudah ditandai itu bisa membahayakan. koordinator KPPJ, Akhmad Mausul Nasri mengatakan bahwa aksi ini bukan kali pertama dan bukan pula yang terakhir untuk dilakukan selama kondisi jalan di Madura ini belum beres. Saat ini, target penandaan jalan di ruas jalan raya Palengaan yang informasinya seringkali menelan korban kecelakaan lalu lintas akibat pengendara menghindar dari jalan rusak hingga harus saling berebutan jalan.

"Harus ada yang memperhatikan dan perihatin, ini kami lakukan karena informasi yang kami dapatkan bahwa di jalan raya Palengaan ini sering memakan korban kecelakaan lalu lintas bahkan banyak terjadi korban tewas di tempat". Kata Mausul

Ia juga mengatakan bahwa selain untuk memberi tanda agar masyarakat tidak terperosok di jalan-jalan yang berlubang, ia juga melakukan aksi ini untuk mengingatkan pemerintah daerah agar segera turun tangan.

Aksi ini mendapatkan banyak dukungan salah satunya dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan Daerah Pemilihan Proppo-Palengaan (Dapil 2), Bahrullah Shodiq menyempatkan diri untuk mengunjungi kelompok pemuda yang sedang melakukan aksinya di daerah pasar Palengaan.

Selain itu, ikut berkunjung juga Kepala Desa Palengaan Laok, H. Mohammad Said untuk memberikan dukungan pada KPPJ untuk tetap melanjutkan aksinya hingga fasilitas umum benar-benar dirasakan enaknya oleh masyarakat.

Sementara itu, salah satu pengendara yang sedang melintasi jalan, Bahrul mengatakan kepada infomadura.com, bahwa aksi ini yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Palengaan.

"Terimakasih telah sampai aksinya di Palengaan. Semoga jadi manfaat bagi masyarakat banyak". Ujar Bahrul. (Bkr)

Jumat, 16 September 2016

Info Madura

Dinas PU Bina Marga Sampang Kirim Bantuan Pada Korban Puting Beliung di Gunung Rancak

SAMPANG|INFOMADURA.com : Setelah mendapatkan info dari Ketua Karang Taruna Kab. Sampang melalui pesan via whatsApp mengenai kejadian rumah roboh yang disebabkan angin puting beliung milik Mattuli, warga dusun Kasangkah Timur desa Gunung Rancak kecamatan Robatal Sampang, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang, Ir. RP. Moh. Ziz, M.T melalui Karang Taruna memberikan bantuan sebesar Rp. 1.000.000 kepada Korban. Bantuan berupa uang tunai tersebut langsung diberikan kepada yang bersangkutan, Jum'at (16/09/2016)
"Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban dari Pak Mattuli (Korban) karena melihat kondisi rumahnya roboh total disamping itu beliau adalah orang yang sangat miskin, sehingga perlu kita bantu dan ini semua tidak lepas dari arahan dan dukungan Bapak Bupati Sampang untuk selalu peduli kepada siapapun yang membutuhkan bantuan" Jelas Bapak Ziz (sapaan akrab Ir. RP. Moh. Ziz, MT)
Kepada INFOMADURA.com, korban mengaku senang atas bantuan yang telah diberikan oleh dinas PU Bina Marga Sampang.
"Saya sangat senang dan berterima kasih atas bantuin dari Pak Ziz, karena bantuan ini bisa meringankan beban saya" Kata Pak Mattuli.
Saat bantuan diberikan istri Mattuli terharu atas bantuan yang diberikan kepadanya. Ia juga mengaku sangat senang dengan pemberian bantuan itu. Karena dengan bantuan yang diberikan bisa meringankan korban dalam membangun rumahnya kembali. Namun, sampai saat ini rumah mereka belum bisa dibangun dikarenakan belum mempunyai biaya untuk membangun kembali. Semoga dengan berita ini dimuat akan ada lagi dermawan yang akan membantu mereka.(MJ/AB).