Tampilkan postingan dengan label Sumenep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumenep. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 April 2017

Info Madura

Wacana Provinsi Madura Sesuai Semangat Pancasila

SUMENEP, INFOMADURA.COM  – Wacana pembentukan Provinsi Madura terpisah dari Jawa Timur terus diperjuangkan oleh ulama dan tokoh masyarakat. Terbaru, para inisiator Provinsi Madura beraudiensi dengan Komisi II DPR untuk meminta dukungan politik. Namun, demikian rencana pembentukan Provinsi Madura harus juga disosialisasikan kepada masyarakat agar mendapatkan dukungan luas dan tidak hanya menjadi wacana elite saja.

Anggota Fraksi PPP MPR Achmad Baidowi mengatakan, pembentukan daerah otonomi baru (DOB) memang diamanatkan oleh konstitusi asalkan memenuhi persyaratan. Menurut dia, usulan Provinsi Madura sejalan dengan Pancasila khususnya sila kedua dan sila kelima. Sila kedua berubunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab”, sedangkan sila kelima berbunyi “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

Pernyataan tersebut disampaikan anggota Komisi II DPR ini dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR di Ponpes Anwarul Ma’arif, Ambunten, Sumenep, Minggu (16/4). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Fraksi PPP MPR bersama Klepean Center for Humanity dengan dihadiri sekitar 200 orang tokoh masyarakat kawasan Sumenep bagian utara.

“Wacana pembentukan Provinsi Madura terkandung dalam semangat Pancasila yakni sila kedua dan sila kelima,” kata Achmad Baidowi di hadapan tokoh masyarakat.

Dia menjelaskan, tujuan pembentukan DOB adalah untuk peningkatan pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Pembangunan harus berjalan secara adil dan bisa dimanfaatkan oleh seluruh rakyat, termasuk masyarakat Madura. “Jika menjadi provinsi, maka pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Madura diharapkan meningkat,” tukasnya.

Untuk itu, anggota Pansus RUU Pemilu ini juga menyarankan agar kelengkapan syarat administratif menuju Provinsi Madura perlu dilengkapi terlebih dahulu. Dalam UU 32/2004 disebutkan bahwa syarat untuk menjadi provinsi harus terdapat lima kabupaten/kota. Selama norma tersebut belum direvisi, maka wacana Provinsi Madura sulit terealisasi, karena itulah, pihaknya mendukung penuh pengajuan uji materi terhadap UU 32/2004 yang diajukan sejumlah pihak. (ZA/INJ)

Selasa, 04 April 2017

Info Madura

Lagi, KSN JATIM Buka Cabang Baru di Pasongsongan

INFOMADURA.com | Sumenep: Koperasi Syariah Nuri Jawa Timur (KSN JATIM) terus membuka cabang untuk memperkuat perekonomian berbasis syariah. Kali ini KSN JATIM membuka kantor cabang baru di kecamatan Pasongsongan, Sumenep.

Sosialisasi pembukaan kantor baru ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pamekasan yang juga pengawas KSN, Kholil Asya'ari, Ketua KSN JATIM Achmad Mukhlisin dan warga setempat.

Mukhlisin mengatakan, KSN JATIM sudah membuka beberapa cabang baru sebelum di Pasongsongan, tidak hanya di Madura tapi cabang KSN sudah berdiri di Jember Jawa Timur.

"Ini merupakan cabang yang ke delapan belas, kami juga sudah sosialisasi di wilayah Gili Raja," kata Mukhlisin saat sosialisasi di Kantor KSN Jatim, Pasongsongan, Senin (4/4/2017).

KSN, sambung mantan anggota KPUD Pamekasan ini, merupakan milik anggota bukan milik perorangan atau kelompok. Untuk menjadi anggota, kata dia, harus membayar simpanan pokok sebesar lima puluh ribu rupiah. Uang itu dapat ditarik kembali jika mau berhenti menjadi anggota.


"KSN milik anggota, siapa saja berhak menjadi anggota, tapi anggota harus patuh dengan  ketentuan yang berlaku untuk Nuri," kata Mukhlisin.

Baca Juga : 

Mantap.!!! Untuk Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Kecil dan Menengah, KSN JATIM Lakukan Sosialisasi Pendirian Dua Cabang Baru

Hebat..!!! KSN JATIM Miliki Satu Pengawas di Setiap Kantor Cabang


Sementara Khalil Asyari meminta kepada semua ulama agar aktif mengawasi KSN, supaya transaksi yang dilakukan tetap berdasarkan syariah.

Khalil menegaskan, KSN terus berkomitmen transaksi tetap sesuai syariah dengan tujuan membangun peradaban ekonomi ummat berbasis syariah.

"Koperasi ini masih  membutuhkan perhatian dari para tokoh, ulama, supaya transaksi yang diterapkan sesuai dengan syariah," tegasnya

Pewarta : Slamet Riadi
Editor : Ahmad Bakir

Senin, 03 April 2017

Info Madura

Mantap.!!! Untuk Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Kecil dan Menengah, KSN JATIM Lakukan Sosialisasi Pendirian Dua Cabang Baru

INFOMADURA.com | Sumenep: Koperasi Syariah Nuri Jawa Timur kembali menunjukkan kometmennya dalam membangunan peradaban ekonomi ummat berbasis syariah terutama di daerah-daerah yang jauh dari lembaga keuangan syariah.
Setelah bulan Maret lalu membuka dua cabang pulau berbeda yaitu kantor cabang Kadur Pamekasan Madura dan Kantor cabang Bangsalsari Jember, kini KSN JATIM kembali melakukan sosialisasi di dua daerah di Sumenep yaitu di Pulau Gili Rajeh Sumenep, Sabtu (1/4) dan di Pasongsongan Sumenep, Senin (3/4).
Pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai bentuk penyaluran informasi kepada masyarakat sekitar yang sebentar lagi akan didirikan kantor cabang baru di dua daerah berbeda tersebut.
Ketua KSN JATIM Achmad Mukhlisin menuturkan bahwa pihaknya akan akan terus melakukan upaya-upaya untuk menjadikan KSN JATIM berkembang dan tersebar luas khususnya di seluruh daerah Jawa Timur dan di Indonesia pada umumnya sehingga KSN JATIM menjadi lembaga keuangan syariah yang menjadi pilihan masyarakat.
Tentunya, kata dia, untuk menjadi lembaga keuangan syariah yang dapat menjadi pilihan masyarakat, kami terus akan memberikan pelayanan prima dan maksimal kepada seluruh anggota.
Ditemui di lain kesempatan, Sekretaris Koperasi Syariah Nuri Jawa Timur Abdul Wafi Jamal menegaskan bahwa berkembangnya KSN JATIM sehingga bisa menjadi seperti saat ini karena dukungan anggota dan calon anggota.

Minggu, 05 Februari 2017

sholeh bagas

Olimpiade Akuntansi HIMA-A UNIRA Datang dengan Konsep Berbeda.

www.infomadura.com - Pamekasan.  Untuk yang kesekian kalinya Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMA-A) Universitas Madura (UNIRA) gelar Olimpiade akuntansi Sabtu-Minggu (04-05/02/2017). Namun kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun itu untuk tahun 2017 hadir dengan konsep yang berbeda, yaitu diantaranya kegiatan yang biasa dilakukan satu hari pada tahun ini dilaksanakan selama dua hari. 

Diawali pada hari sabtu, 04 Februari 2017 dengan rincian acara Opening Ceremonyal dan dilanjutkan Babak Penyisihan sebanyak kurang lebih 200 peserta. Untuk hari minggu, 05 Februari 2017 yaitu Bapak Semi Final dan Final. Di babak final hadir dengan konsep Cerdas Cermat.

Ach. Subaidi selaku ketua pelaksana mengatakan konsep acara yang tidak seperti biasanya ini akan lebih bagus dan seru insa Allah, terutama besok ketika Babak Final.

"tidak hanya di uji diatas kertas akan tetapi diuji juga secara langsung melalui cerdas cermat di babak final ini" ungkapnya saat di temui Reporter sabtu (05/02/2017).

Begitupun harapan Ketua Umum HIMA-A Moh. Ali Irfan Abdullah F, ia berharap kemampuan siswa terutama peserta babak final makin menikat,  tidak hanya pandai di mengerjakan soal ketika di atas kertas saja melainkan secara lisan atau berbicara langsung. 

Kegiatan yang bertempat di Univrrsitas Madura (UNIRA)  Jl.  Raya Palenglegur 35 KM Pamekasan juga di ramaikan dengan Bazar Buku selama acara berlangsung. (sb) 

Selasa, 17 Januari 2017

sholeh bagas

Hadir Untuk Anda (Siswa SMA/MA dan SMK), Olimpiade Akuntansi Se-Madura. Yuuuk ikutan...!!!

Hallo seluruh siswa-siswi SMA/MA dan SMK se-Madura. Kalian suka hitung-hitungan? suka dengan sesuatu yg berhubungan dengan ekonomi? Atau bahkan berangan-angan untuk jadi seorang akuntan? Yaaaa Kami punya solusinya. 

Yukk ikutan kompetisi paling the best, paling seru dan paling mengesankan di Universitas Madura (UNIRA) dalam acara Olimpiade Akuntansi Se-Madura.  Acara ini tiap tahun loh,  dan untuk tahun 2017 akan dilaksanakan pada tanggal 04-05 Februari.  Ayoook jangan sampai ketinggalan. 

Asahlah kecerdasan kalian, buktikan bahwa kalian mampu untuk bersaing dan yakin akan menjadi sang juara. Hanya dengan kontribusi pendaftaran sebesar Rp.50.000/orang kalian akan mendapatkan fasilitas seperti Sertifikat, Block Note, Pin, Stiker, Snack & Soft Drink + Konsumsi+pengalaman+ilmu+senyum panitia dan banyak lagi lainnya. 

Ayooo berkompetisi dan dapatkan hadiah utama Piala Bergilir Rektor Universitas Madura, trophi Bupati Pamekasan serta Uang Pembinaan. 

Caranya daftarkan diri anda di kampus kami Universitas Madura tepatnya di Gedung C Fakultas Ekonomi Jl. Raya Panglegur KM 3.5 Pamekasan atau bisa melalui email kami di himaakuntansi@gmail.com dan untuk pembayarannya melalui rekening kami di 0061-01-056386-50-9. Pendaftaran dbuka mulai tanggal 14 Desember sampai 04 Februari 2017 dari pukul 08.00-16.00 WIB. Tehnical Meeting tanggal 31 januari 2017, hari pelaksanaan olimpiade akuntansi tgl 4 dan 5 februari 2017. 

Buruaaaannn daftarkan diri anda ........!!!

Minggu, 20 November 2016

Info Madura

Politisi PPP Ingatkan Warga Tidak Terprovokasi

SUMENEP | Infomadura.com: Anggota Fraksi PPP MPR RI dari Dapil Jatim XI (Madura) Achmad Baidowi mengingatkan warga Indonesia tidak terprovokasi oleh tindakan yang bisa memecah belah kesatuan bangsa. Hal tersebut menyusul terlaksananya Aksi Damai 4 November 2016 dan Parade Bhinneka Tunggal Ika pada Sabtu (19/11). Menurut dia, dua kelompok tersebut jangan dilihat sebagai kekuatan yang bertentangan dan berhadap-hadapan.
Dua aksi tersebut merupakan kegiatan biasa dalam mengekspresikan keragaman pendapat. Hal ini penting diingatkan agar tidak memicu hal-hal yang bersifat destruktif. Menurutnya, Aksi Damai 411 dan Parade Bhineka Tunggal Ika semuanya dalam rangka mengekspresikan pendapatnya dalam batas-batas kewajaran. "Saya kira tidak dalam kontek berhadap-hadapan, tapi sebatas perbedaan pendapat biasa dalam dinamika demokrasi," kata Achmad Baidowi dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Kolor, Kota Sumenep, Sabtu (20/11).
Wakil Sekjen DPP PPP ini mengingatkan, kelompok Aksi Damai 411 hanya untuk menuntut proses hukum terhadap seseorang yang diduga menistakan agama. Supaya proses hukumnya dilakukan secara akuntabel, transparan, independen dan tidak memihak. Jadi, aksi tersebut tidak ada muatan politik di dalamnya. Sementara, Parade Bhineka Tunggal Ika yang dilakasanakan pada Sabtu (19/11) juga menyuarakan kebhinekaan. "Jadi tidak perlu dua kelompok ini dihadap-hadapkan, memang tidak berhadap-hadapan karena mengusung tema dan isu yang berbeda," ujar Awik, sapaan akrabnya.
Ia menegaskan, seandainya ada yang menganggapnya dua kelompok tersebut merupakan kelompok yang berbeda, dia berharap semua mengedepankan keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Masyarakat diimbau harus rukun, sebab semua permasalahan bisa didiskusikan.
Dijelaskan Awiek, Bangsa Indonesia telah dibangun oleh pahlawan dengan jerih payah dan pengorbanan yang cukup besar untuk menyatukan kekuatan bangsa. Mereka yang berjuang termasuk di dalamnya ada kelompok agama seperti Islam dan yang lainnya. Selain itu, ada juga kelompok nasionalis.
"Kita semua ini merupakan anak bangsa yang punya tanggungjawab untuk menjaga keutuhan bangsa ini," tegasnya.

Jumat, 11 November 2016

sholeh bagas

Ikuti dan Meriahkan...!!! IMPEG AWARD 2016 Se-Madura

Ikuti dan Meriahkan....!!!  IMPEG AWARD 2016 SE-MADURA
 0leh; Studi Riset Pengembangan Madura (SRPM).
Bidang Perlombaan; 1. LKTI Tingakat Mahasiswa. 2. LKTI Tingkat Siswa SMA, MA, SMK Sederajad. 3. Olimpiade Matematika ,tingkat  MTs/SMP Sederajat.

Ketentuan-ketentuan
*LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) disemua tingkatan
TEMA:  “Menggali Pendidikan Karakter Madura, Menuju Kemajuan Bangsa”

1. Peserta dibuka dalam dua tingkatan, Pertama Tingkat Siswa (SMA/MA/SMK Sederajad) dan  Kedua  Tingkat Mahasiswa Se-Madura yang masih aktif dibuktikan dengan kartu belajar atau surat keterangan dari sekolah/Kampus. Pendaftar Tanpa dipungut Biaya (GRATIS)
2. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia. Naskah harus karya asli, juga bukan terjemahan atau sanduran. Naskah belum pernah dipublikasikan di media cetak, elektronik,  online, dan tidak diikutsertakan perlombaan lain.
3. Diketik rapi melalui komputer dengan format file .doc, panjang karya minimal 5 page dengan spasi 1.5 font Times New Roman, ukuran 12 font size
4. Karya dikirim ke email: impegaward@gmail.com 
5. Email berisi 2 lampiran (attachment): karya dan data diri (curriculum vitea) 
6. Peserta diperbolehkan mengirim 1 atau maksimal 2 naskah
7. Naskah harus diterima panitia paling lambat 30 Novembar 2016
8. Peserta melakukan konfirmasi pengiriman karya melalui SMS/WA ke kontak panitia dengan format LKTI#Nama Penulis#Tingkatan#Judul Karya#Tanggal Pengiriman. 
9. 10 peserta terbaik akan diumumkan pada tanggal 07Desember 2016 dihadapan semua peserta LKTI dan wajib mempertanggungjawabkan karyanya dalam bentuk presentasi kepada dewan juri.
10. Semua naskah yang masuk menjadi milik panitia dan keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
11. Ketentuan ini sewaktu-waktu bisa berubah.

*OLMATE (Olimpiade Matematika)
1. Peserta adalah siswa/i MTs/SMP Se- Madura yang masih aktif dibuktikan dengan kartu belajar atau surat keterangan dari sekolah. Tampa dipungut Biaya (GRATIS)
2. Mengisi Formulir yang telah disediakan oleh panitia, Olimpiade ini akan dilaksanakan secara individu dalam dua bapak yaitu babak penyisihan dan final.
3. Pendaftaran dimulai 10 Oktober 2016 hingga 02 Desember 2016/Kouta Habis (Peserta terbatas).
4. Tempat Pendaftaran Sekretariat SRPM Jl. Bhayangkara No. 118 Pamekasan atau melalui SMS/WA ke kontak panitia dengan format OLMATE#Daftar#Nama Sekolah#Nama Peserta. 
5. Ketentuan ini sewaktu-waktu bisa berubah.

Sekretariat Lomba Jl. Bhayangkara No 118 Pamekasan
Pelaksanaan Rabu, 07 Desembar 2016. Tempat Islamic Center Jl. Raya Panglegur Pamekasan.
Kontak panitia;
- Sholeh +6281939364518 Tlp/WA/SMS
- Nur Sibah +6285231734252 Tlp/WA/SMS
- Email: impegaward@gmail.com

Sabtu, 10 September 2016

Info Madura

Kondisi Jalan di Daerahmu Rusak, Laporkan ke KPPJ

Madura | Infomadura (10-09-2016): Banyak jalan umum yang dinilai tidak layak dilintasi di daerah Madura kini menjadi perhatian khusus bagi kelompok pemuda di Madura. Berawal dari banyaknya jalan raya yang rusak, maka kelompok pemuda ini berinisiatif untuk membuat sebuah komunitas pemerhati jalan yang diberi nama "Kelompok Pemuda Pemerhati Jalan" atau disingkat dengan KPPJ yang dirintis oleh pemuda asal Pamekasan, Mausul Nasri.
Menurutnya, fasilitas umum seperti jalan raya harus ada yang memperhatikan, karena jika tidak maka kondisi jalan tersebut tidak sampai informasinya kepada pemerintah. Kondisi jalan rusak juga akan memberikan dampak negatif kepada pengguna jalan seperti keresahan bagi pengendara dan bahkan dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.
"Tujuannya sebagai pelopor keselamatan lalu lintas jalan. Berangkat dari keperihatinan banyaknya jalan berlobang/rusak di Pamekasan dan madura pada umumnya". Jelas Ketua KPPJ, Akhmad Mausul Nasri kepada infomasura.com

Lahirnya komunitas ini juga sebagai lembaga untuk membawa aspirasi masyarakat yang daerahnya terdapat jalan rusak atau tidak layak operasi sebagai fasilitas umum. Dengan keseriusan kelompok ini, sudah ada beberapa posko KPPJ yang tersebar di beberapa kecamatan se-Madura yang siap menerima dan mengawal aspirasi masyarakat dalam hal kondisi jalan untuk disampaikan pada pemerintah.
"Sudah ada beberapa posko yang sudah terbentuk, diantaranya di Pamekasan ada 10 posko, Sampang ada 2 posko, dan 2 di Bangkalan".

Berikut Kordinator Lapangan (KORLAP) yang sudah dibentuk oleh KPPJ dan nomor kontak yang bisa dihubungi:
1. Pamekasan : a. Tlanakan: Hermanto (081939377987), b. Proppo: Rofii (087750410302), c. Palengaan : Purawi (087750574666), d. Kadur: Satrawi (085236522228), e. Galis: Didit Hermanto (081330474445), f. Pademawu: Hoirul Anam (087849806853), g. Batumarmar: Zainudin Mohtar (087746114494)

2. Sampang: a. Karangpenang: Sahuri (081923708906), b. Camplong: Hasan (081946781317)

3. Bangkalan: a. Tanah Merah: Junaidi (085230300625)

Sementara kecamatan yang belum ada dalam daftar di atas, akan segera menyusul dan untuk sementara dapat menghubungi kontak pengurus pusat 081 939 303 728. (AB/AMN)
Info Madura

Indahnya Kebersamaan dalam Acara Kopdar Grup Facebook

Sumenep | Infomadura : Istilah KOPDAR mungkin masih asing kedengarannya. Banyak yang belum tahu dengan istilah ini. Kopdar adalah singkatan dari kopi darat yang diadakan oleh sebuah komunitas di grup facebook dengan nama "serba-serbi alumni Banyuanyar" yang beranggotakan ribuan akun facebook.
Setelah pengurus grup melakukan rencana matang, maka acara kopi darat langsung dilaksanakan di Pasongsongan dengan mengundang semua anggota grup untuk hadir dalam acara kopi darat tersebut, Jum'at (09/09). Dari sekian banyak anggota grup, hadir juga Ketua DPRD Pamekasan, Halili meramaikan dalam kegiatan ini.
Kepada infomadura.com, Ketua Komunitas Grup Serba Serbi Alumni Banyuanyar, Ali Munawar mengatakan bahwa momen ini mengajak teman-teman almuni untuk bersama-sama kembali bersilaturrahmi dalam dunia nyata, tidak hanya di dunia maya.
"Tidak lain tujuannya, hanya untuk silaturrahmi saja. Akhir-akhir ini kebanyakan dari kita silaturrahminya cuma di dunia maya saja, makanya kami adakan kpdar ini biar kita bisa bersama-sama mengingat kembali hal-hal bersejarah dulu waktu di pesantren".
Dalam tempat yang sama, salah satu anggota grup facebook, Mashudi menjelaskan bahwa acara seperti ini harus terus dilakukan, mengingat media sosial saat ini sudah meraja lela yang hal itu jelas mengurangi silaturrahmi. Dengan seperti ini kita bisa langsung duduk bersama. (BKR)

Senin, 05 September 2016

Info Madura

BANYAK TANAH MASJID DI MADURA TIDAK BERSERTIFIKAT WAKAF, BAIDOWI SIAP KOMUNIKASIKAN KE MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG

SUMENEP | INFOMADURA : Adanya laporan dari konstituen terkait dengan banyaknya lahan masjid yang belum tersertifikat tanah wakaf, Anggota Fraksi PPP MPR RI, Achmad Baidowi menyatakan siap membantu untuk mempercepat pengurusan sertifikat tanah wakaf.
Hal ini ditegaskan oleh Baidowi dalam sosialisasi empat pilar MPR-RI di Pondok Pesantren Nurul Haramain Sumenep, Sabtu (3/09).
"Ada laporan banyak masjid yang terkendala administrasi dalam pengurusan sertifikat tanah wakaf, maka kami akan komunikasikan hal tersebut dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala BPN untuk mempercepat proses sertifikatnya". Tegas anggota Komisi II DPR-RI ini.
Hal seperti ini, tambahnya, jangan sampai dibuat ribet apalagi diulur-ulur.
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak terjadi di sejumlah tempat, lahan yang ditempati fasilitas umum bermasalah dikarenakan sertifikat tanahnya masih bersertifikat hak milik pribadi. Dengan persoalan tersebut,  Wakil Sekjen DPP PPP ini berharap kepada pengelola atau takmir masjid untuk segera mengurusnya agar tidak ada kendala di kemudian hari. (BKR)
Info Madura

PPP Perjuangkan Sertifikasi Tanah Masjid

SUMENEP | INFOMADURA - Anggota Fraksi PPP MPR RI yang juga anggota Komisi II DPR RI, Achmad Baidowi menyoroti lambannya pengurusan sertifikat tanah yang ditempati bangunan Masjid di wilayah Madura. Wakil Sekjen DPP PPP ini mendapat laporan dari konstituen banyak Masjid yang belum memiliki sertifikat tanah wakaf. Bahkan, masih banyak tanah masjid bersertifikat pemilik pribadi. 
"Berdasarkan laporan banyak pengurusan sertifikat tanah Masjid terkendala administrasi. Kami akan komunikasi dengan Menteri Agrararia dan Tata Ruang / Kepala BPN untuk mempercepat proses sertifikasi tanah Masjid. Jangan dibuat ribet apalagi diulur-ulur," kata anggota DPR RI Fraksi PPP ini dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Ponpes Nurul Haramain, Sabtu (3/9). 
Alumnus UIN Sunan Kalijaga ini menambahkan, berdasarkan pengalaman di sejumlah tempat banyak lahan yang ditempati fasilitas publik bermasalah karena sertifikat atas nama pribadi. Yang terjadi, ahli waris mengajukan tuntutan hukum atas lahan tersebut. Hal ini terjadi karena tidak tercatat secara administrasi dengan baik.  
"Kita ini harus antisipasi, pada tahun-tahun mendatang jangan sampai terjadi gugatan atas kepemilikan tanah Masjid yang sebenarnya sudah diwakafkan tapi tudak diurus administrasinya," tegas alumnus Ponpes Darul Ulum Banyuanyar ini.
Untuk itu, Awiek (sapaan Baidowi) meminta para Takmir Masjid lebih responsif terhadap persoalan sertifikasi lahan. Dia berpendapat, jika sudah dilakukan antisipasi sejak dini, maka persoalan kepemilikan lahan sarana ibadah tidak akan menjadi kendala di kemudian hari. “Lebih baik berkeringat sekarang, hasilnya happy ending,” ujar pria yang juga alumni pasca sarjana Ilmu politik Universitas Nasional ini. 
Pihaknya mengakui, persoalan agraria memang masih banyak yang perlu diselesaikan. Meskipun sudah diatur dalam regulasi, namun pelaksanaan di lapangan seringkali menemui kendala. “Itu menjadi tantangan bagi kami untuk selalu melakukan monitoring dan pendampingan kepada masyarakat khususnya menangani masalah agrarian,” terang mahasiswa S3 IPDN ini. (MS/AB)

Sabtu, 03 September 2016

Info Madura

Telan Kekalahan 2-1, Madura United Tetap Menang 2 Poin dari Arema

Infomadura.com : Tim sekuad Madura United gagal membawa pulang poin setelah dikalahkan Arema Cronus selaku tim tuan rumah dalam laga lanjutan Torabika Soccer Champioship (TSC) di awal putaran kedua.
Meski harus menerima kekalahan 2-1 dari tuan rumah lewat heading Johan Ahmad Farisi di menit ke-13, tim Madura United tetap tampil semangat dalam melanjutkan pertandingan di lapangan hijau hingga usai. Gol pertama yang diciptakan Johan Ahmad Farisi berawal dari tendangan bebas yang mengarah pada Gonzales di dalam kotak pinalti dan dilakukan umpan kepada Johan Alvarisi di depan mulut gawang Heri Prasetyo. Dengan gol tersebut Arema lebih awal unggul dalam laga ini.
Pada pertengahan babak pertama Bayu Gatra mencoba mengolah bola di dalam kotak pinalti Arema Kronos yang hampir dikonversikan menjadi gol penyama, namun tendangan Bayu mampu dihalau oleh Hamka Hamzah melalui tangan kanannya. Namun aksi sang captain tim Arema ini tidak menjadi pelanggaran sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat Malam (2/9) ini, Madura United harus menelan kekalahan hingga pertandingan usai meski pada akhir babak pertama tim laskar sape kerrab menyamakan kedudukan lewat gol yang diciptakan oleh Pablo Rodriguez Aracil.
Di babak kedua, kedua tim berusaha untuk saling membongkar lini pertahanan. Tapi Arema lebih mampu merubah skor menjadi 2-1 di menit ke-59 melalui tendangan keras Cristian Gonzales yang tidak mampu dihalau Herry Prasetyo, gol ini adalah gol terakhir hingga pertandingan selesai.
Kekalahan tim tamu tidak merubah keunggulan dalam klasemen. Madura United tetap berada dalam puncak klasemen TSC dengan 37 poin. Dengan poin ini, Arema masih di bawah Madura United dengan ketinggalan 2 poin. (Bkr)

Senin, 20 Juni 2016

sholeh bagas

Ibnu Hajar Budayawan Berdarah-Darah Dengan Buku

Ibnu Hajar dan Reporter Infomadura ditengah sekeliling buku saat buka bareng

Ditengah kepungan buku, tak menghalangi para tamu yang berdatangan untuk bersilaturrahim ke rumahnya. Sebagaimana kepedulian Ibnu Hajar kepada Reporter Info Madura, di Perumahan Jl. Dr. Cipto VII Blok I No 14, Sumenep, Minggu (19/6/16).

Ibnu dikenal dengan sosok yang kritis, talenta berfikirnya menyambangi kaum-kaum intelektual. Saking luasnya pengetahuan ia asah imaginya dalam membaca, menulis dan berdiskusi, bahkan secara istiqomah ia habiskan waktu 1 jam membaca buku dalam sehari.

Dalam dunia literasi membacanya sekarang, ia merasa tidak segencar waktu menjadi mahasiswa. Dulu, dalam sehari ia habiskan membaca buku 3 jam. "Kalau dulu saya menyempatkan diri membaca buku sampek 3 jam, sekarang sudah mulai mengurang, full 1 jam," ketus pria kelahiran Sumenep, 7 Juli 1971 ini.

Hukumannya budayawan Madura ini, jika tidak terpenuhi dalam 3 jam membaca buku dalam sehari, ia berhutang jiwa kepada dirinya, sehingga harus ia lunasi hutang itu dihari berikutnya, dan seterusnya.

Saking asyiknya dan cinta pada buku, ia mengoleksi lebih 6.000 buku. Dari hasil pendapatan gaji dalam se bulan, 50% ia anggarkan dana untuk buku, "separuh gaji 50% saya anggarkan untuk buku," ucap bapak dari 1 orang anak ini.

Ditambakan lagi menurutnya, orang yang tidak suka baca buku, karena ia tidak terlatih untuk membiasakan dan tidak terbiasa melatih untuk membaca. "Karena kita tidak terbiasa sehingga kita tidak suka membaca, buku itu teman ngobrol kita," seru pria yang sering menuturkan bahasa berdarah-darah ini.

Menurut pria lulusan Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang ini, untuk menajamkan pengetahuan dalam dunia leterasi khususnya membangkitkan kreatifitas, maka harus mengasah potensi masa muda dengan kekreatifitasan sebelum aktifitas itu membelenggu.

Kondisi nyata menurut pandangannya, ketika suatu aktifitas itu menyerang kita semua kebiasaan akan disibukkan dengan rutinatas, sehingga sulit bagi kita kembali mau mengasah potensi-potensi yang kita miliki, "asahlah kreatifitasmu sebelum kamu sibuk dengan rutinitasmu," tutur bijaknya.(nrs)

Rabu, 04 Mei 2016

Info Madura

Merasa Dirugikan, Tim Manajemen Binaul FC dan Bongkar Putra Pasean Tuntut Panitia Bayar Kompensasi

Infomadura-Pameakan: Lapangan pertandingan sepak bola yang digunakan dalam kompetisi sepak bola se-Madura dinilai tidak layak digunakan dalam ajang kompetisi yang memperebutkan piala kapolres tersebut.
Semenjak kompetisi itu dimulai, lapangan memang menggunakan lapangan sedangdang. Lapangan itu dinilai tidak layak oleh semua tim. Namun masih terlihat dipaksakan untuk digunakan tanpa diketahu alasan yang jelas.
Moh. Said, S.Ip selaku pembina tim Binaul FC menuturkan kepada Infomadura.com bahwa pihaknya akan meminta kompensasi pada panitia.
"Kami tetap akan meminta kompensasi sebagai ganti rugi biaya pertandingan hari ini. Karena kami mengeluarkan banyak biaya baik transport maupun hal lainnya". Tuturnya.
Infomadura merecord perbincangan antara tim manajemen kedua tim dengan panitia. Manajer Binaul FC, HAQI secara tegas meminta kepada pihak panitia untuk segera melakukan upaya untuk kelanjutan kompetisi itu, yaitu dengan meminta lapangan pertandingan segera dipindahkan ke lapangan stadion HR. Soenarto Jl. Stadion Pamekasan atau ke lapangan SMAN 3 Pamekasan. Selain itu, ia menuntut panitia juga untuk membayar ganti  rugi atas gagalnya pertandingan yang berlaga hari ini (04/05/2016).
Selang beberapa menit kemudian, infomadura.com berhasil mewawancarai manajer Bongkar Putra Pasean, pihaknya juga menuntut kompensasi atas kerugian biaya yang dikeluaran pada pertandingan tersebut.
"Kami tetap akan menuntut panitia untuk membayar kerugian kami. Pertandingan saat ini harus dihentikan karena panitia terlihat kurang siap. Masak, tim medisnya tidak ada...?". Tuntutnya saat ditemui usai pertandingan babak pertama

Selasa, 03 Mei 2016

Info Madura

Supporter Madura United FC Wajib Baca ini Sebelum Menonton Laga Melawan Arema Crunos Malang

 Sumber foto: Madura United FC
Menjelang pertandingan home pertama bagi Madura United yang akan berlaga di Stadion Gelora Bangkalan pada hari jumat Tgl 06\05\2016 tim manajemen Madura United FC meminta pada para supporter untuk menjadi supporter yang dewasa dalam pertandingan melawan Arema Crunos Malang nanti. Sebagaimana permohonan yang ditulis dalam fan-page Madura United FC harus betul-betul dipenuhi oleh para pecinta sepak bola madura.
"Untuk teman teman Suporter, jadilah suporter dewasa, kreatif dan sportif. Peccot mania. Taretan Dhibik, Trunojoyo mania, Kconk Mania agar menjaga saat pertandingan Berlangsung saling peringati sesama suporter tidak melakukan hal yang merugikan tim. Mari dukung klub terhindar dari sanksi" Tulisnya dalam fan page resminya.
Pertandingan yang akan kick off jam 21.00 Wib itu meminta agar para penggila bola Madura untuk memperhatikan larangan selama pertandingan berlangsung:
1- Jangan ada spanduk di Tribun Timur.
2- Jangan ada nyanyian rasis.
3- Jangan ada Flare saat pertandingan
4- Jangan bunyikan petasan saat pertandingan.
5- Jangan buat onar di Stadion.
6- Jangan ada lemparan botol atau benda-benda lain ke lapangan.
7- No tiket no game.
Selain itu, tim manajemen Madura United berharap pada para supporter untuk menjadi supporter terbaik di sepak bola tanah air. "Tunjukan Supporter Madura Bersatu Bisa jadi supporter terbaik di sepak Bola Indonesia". Imbuhnya. (Bkr)